Suara.com - Hidup tidak selalu hanya menimbulkan perasaan bahagia. Setiap orang mungkin sadar akan hal itu. Akan tetapi, saat merasa sedih, kecewa, maupun marah juga berarti diri harus terpuruk.
Psikiater dr. Alvinia Hayulani, Sp.KJ., mengatakan bahwa setiap orang boleh merasakan semua emosi, termasuk perasaan sedih, kecewa, marah. Ia mengingatkan bahwa berbagai kondisi tersebut memang emosi yang bisa dialami oleh semua orang dan bersifat manusiawi.
"Ketika kamu merasakan itu, ya sudah enggak apa-apa. Kalau emang waktunya sedih, ya kamu memang bersedih. Waktunya kamu berduka, ya kamu berduka. Ketika memang waktunya kamu marah, ya kamu marah. Dan itu enggak apa-apa," paparnya.
Walaupun mungkin terasa tidak nyaman, dokter Alvinia membagikan cara untuk menghadapi berbagai emosi tersebut. Untuk menghadapi emosi itu, seseorang perlu menyadari dan menerima perasaannya sendiri. Setelah itu bisa lakukan relaksasi agar emosi tersebut dapat mereda.
"Terakhir bisa kita alihkan ke aktivitas-aktivitas yang bermanfaat," imbuhnya.
Terpenting pula, dokter Alvinia mengingatkan jangan pernah memberikan label terhadap emosi apa pun yang tengah dirasakan.
"Ini emosi negatif, emosi positif, gitu karena ketika kita mulai melabeli itu dengan emosi negatif akhirnya ketika perasaan-perasaan itu muncul, kita sudah tersugesti duluan, 'oh ini negatif, ini enggak baik, ini enggak boleh', gitu. Padahal, ya, boleh-boleh aja," ujarnya.
Saat mengalami kondisi yang membuat sedih, tak ada salahnya untuk menerima perasaan tersebut dan tidak berusaha menyangkalnya.
"Jadi terima dulu perasaan itu, kemudian atur yang harus dilakukan sebenarnya bukan menghilangkan emosi-emosi itu tapi mengatur emosi-emosi tersebut," pesannya.
Baca Juga: 3 Ciri Kamu Punya Jiwa yang Sehat, Bagaimana Perasaanmu Hari Ini?
Berita Terkait
-
Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik
-
Cara Cepat Berhenti Capek Mental: Setop Beri Ekspektasi Tinggi ke Orang Lain
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring
-
Viral! Pria Diteriaki Maling dan Diamuk Ibu-ibu Tanpa Alasan di Eskalator, Kronologi Terungkap
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya