Suara.com - Banyak perempuan kerap mengalami payudara kendur. Kondisi ini kerap membuat perempuan kurang percaya diri. Payudara kendur sendiri umumnya disebabkan beberapa hal,seperti penuaan, merokok, dan menyusui.
Meskipun hal ini benar-benar alami, karena payudara kehilangan kekencangannya seiring waktu, situasi ini dapat membuat sebagian perempuan merasa perlu memperbaiknya.
Sekarang seorang dokter telah mengungkapkan dengan tepat mengapa kelenjar susu Anda bisa menurun dan bagaimana menghindari kelebihan kendur. Dr. Hakan Gundogan dari Clinic Center mengatakan ada lima hal yang harus diwaspadai seperti dilansir dari The Sun.
1. Merokok
Dr Gundogan mengatakan bahwa penggunaan tembakau dapat mengakibatkan kulit kendor, terutama di sekitar payudara.
Ia menjelaskan, hal ini karena dapat memecah kolagen dan membuat mereka terlihat kurang kenyang.
“Selain itu, asap rokok mengandung karsinogen yang memecah serat elastin di dalam tubuh, yang merupakan komponen kunci elastisitas kulit untuk kekencangan payudara,” katanya.
Jika Anda berhenti merokok, dokter tersebut mengatakan bahwa kesehatan Anda secara keseluruhan tidak hanya akan membaik dan risiko kanker Anda akan menurun, Anda mungkin juga melihat peningkatan pada penampilan payudara Anda.
2. Salah bra
Baca Juga: Heboh Begal Payudara Beraksi di Banyumas, Korban Alami Trauma Hingga Bakar Sweater yang Dipakai
Saat tubuh kita berubah, begitu juga kebutuhan kita dari bra. Dr Gundogan mengatakan bahwa memakai bra yang mendukung penting untuk menjaga bentuk dan angkat payudara.
Tanpa dukungan yang tepat, seiring waktu payudara Anda akan melorot, kata petugas medis. Dia menjelaskan: "Saat Anda berolahraga, terutama jika Anda sedang jogging, bra olahraga dengan cangkir cetakan yang menawarkan dukungan yang cukup dapat mengurangi gerakan payudara.
"Studi menunjukkan bahwa gerakan payudara dari olahraga menyebabkan peregangan dan kendur."
Dr. Gundogan berkata bahwa dia sangat menyarankan agar Anda mendapatkan bra pendukung yang dipasang secara profesional di toko yang menawarkan layanan ini.
3. Hormon
Selama menopause, penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan berkurangnya kolagen di jaringan payudara, kata ahli tersebut. Untuk membantu ini, dia merekomendasikan untuk melakukan tes hormon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma