Suara.com - Rasa malas sering kali membuat pekerjaan menjadi terbengkalai. Padahal, mungkin saja hal yang dikerjakan sudah mencapai tenggat waktu.
Kebiasaan malas itu sendiri biasanya terjadi akibat gaya hidup orang tersebut. Selain itu, bisa juga karena faktor lain seperti lingkungan maupun media sosial yang membuat orang tersebut menjadi malas.
Rasa malas ini sendiri tidak baik jika didiamkan begitu saja. Hal ini karena rasa malas tersebut nantinya akan berdampak buruk bagi kehiduapn orang itu. Oleh karena itu, penting bagi seseorang untuk mengatasi rasa malas dalam dirinya.
Melansir laman Nsaen, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa malas dalam diri sendiri.
Pecahkan tugas jadi beberapa bagian
Salah satu yang membuat seseorang menjadi malas karena melihat tugas yang dikerjakan terlalu banyak. Sebab melihat banyaknya tugas tersebut yang membuat orang itu menjadi malas mengerjakannya.
Untuk itu, seseorang dapat membagikannya menjadi beberapa tugas kecil. Misalnya dalam satu hari mengerjakan tugas A hingga B. Lalu untuk esok hari mengerjakan kelanjutannya. Dengan begitu akan membuat tugas sedikit demi sedikit selesai. Meskipun demikian, harus tetap memperhatikan tenggat waktu yang diberikan.
Pastikan istirahat, tidur, dan olahraga yang cukup
Hal yang membuat seseorang menjadi malas lainnya yaitu karena tubuhnya merasa lelah. Tubuh yang lelah dan lemas ini dapat terjadi karena beberapa faktor seperti kurangnya istirahat, tidur, serta olahraga yang cukup.
Baca Juga: 4 Tips agar Semangat Membaca Buku, Jangan Malas
Untuk itu, usahakan mengatur waktu untuk olahraga, istirahat, dan tidur yang cukup bagi tubuh. Hal tersebut dapat memberikan energi yang cukup sehingga tubuh menjadi lebih produktif. Tidak hanya itu, hal tersebut akan membantu seseorang terhindar dari rasa malas dalam dirinya karena rutinitas yang dijalaninya.
Miliki tujuan yang jelas
Rasa malas muncul karena tidak adanya motivasi dalam diri. Motivasi itu sendiri terbentuk karena orang tersebut memiliki tujuan yang ingin dicapai. Ketika ia tidak memiliki tujuan, akan membuatnya tidak termotivasi sehingga malas melakukan berbagai hal.
Untuk itu, sangat penting memiliki tujuan yang jelas. Tanamkan dalam diri apa yang ingin dicapai. Dengan begitu, orang tersebut akan berusaha mencapai tujuan tersebut sehingga rasa malas tidak memengaruhinya.
Bersemangat terhadap masa depan
Ketika seseorang bersemangat dengan masa depan dirinya akan membuatnya terhindar dari rasa malas. Dengan memikirkan gambaran kesuksesan yang akan dicapai di masa depan akan sangat membantu mengatasi rasa malas.
Hal ini karena memikirkan kesuksesan di masa depan akan membuatnya berpikir jika ia malas maka dirinya tidak akan mencapainya. Oleh karena itu, ia akan bersungguh-sungguh untuk mencapai kesuksesan yang diharapkannya.
Bangun momentum positif
Seperti yang diketahui, untuk mencapai kesuksesan sendiri dibutuhkan momentum untuk mendapatkannya. Hal tersebut sendiri juga dibangung oleh konsistensi orang tersebut. Ketika orang tersebut malas, maka ia akan kehilangan momentum dan akhirnya gagal mencapai kesukseannya.
Oleh karena itu, dibutuhkan konsintensi yang tinggi. Hal ini juga akan memengaruhi orang tersebut agar tidak malas sehingga dapat mencapai momentum dan meraih kesuksesan.
Belajar dari orang-orang sukses
Salah satu cara mendapatkan motivasi yaitu dengan melihat orang-orang yang telah sukses. Sering kali beberapa orang meminta saran dan akhirnya gagal karena salah meminta pendapat. Oleh karena itu, pastikan darimana saran itu didapat.
Usahakan meminta saran dari orang-orang yang telah sukses. Dengan begitu ia akan memberikan saran yang bermanfaat dan menumbuhkan motivasi sehingga terhindar dari rasa malas. Untuk itu, sangat penting memilih teman untuk bergaul. Jangan sampai salah lingkungan.
Tag
Berita Terkait
-
Remaja Indonesia Malas Bergerak! Malaka Project Buka Mata soal Dampaknya
-
Merespons Anak yang Malas Sekolah Tanpa Marah, Mama Ini Beri Reaksi Cerdas
-
Ulasan Buku Mereka Bilang Aku Malas: Penyakit yang Menghambat Produktivitas
-
Memberi Uang kepada Pengemis: Wujud Kepedulian atau Memelihara Kemalasan?
-
Jenis Kelelahan yang Sering Disalahpahami sebagai Rasa Malas
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah