Suara.com - Setiap pasangan rumah tangga pasti pernah mengalami naik turun dalam kehidupan seksualnya. Terkadang mereka bisa sangat sering berhubungan seks, tetapi juga bisa sangat jarang melakukannya.
Pasangan surutnya kehidupan seksual suatu pasangan ini bisa dipicu oleh banyak faktor. Tapi, tak banyak yang tahu kalau masalah pembagian pekerjaan rumah salah satu faktor pemicunya.
Sebuah studi baru mengungkapkan pasangan yang berbagi pekerjaan rumah tangga secara merata memiliki kehidupan seksual yang jauh lebih baik.
Jika hanya satu orang yang terus-menerus melakukan semua pekerjaan rumah, mulai dari memasak, mencuci piring, bersih-bersih dan lainnya, orang ini akan selalu merasa kelelahan setiap harinya.
Rasa lelah inilah yang akan membuat mereka tidak semangat dan merasa butuh waktu istirahat lama setelah mengerjakan semua pekerjaan rumah sendiri.
Kini, sebuah studi ilmiah telah mengungkapkan bahwa memiliki pasangan yang menjunjung tinggi kesetaraan dalam hubungan itu lebih baik. Karena, mereka mungkin lebih paham dengan tingkat keinginan wanita.
Penelitian tersebut dilakukan oleh Pusat Kesehatan Mental di Universitas Teknologi Swinburne, yang melibatkan 299 wanita Australia antara usia 18 hingga 39 tahun.
Dalam penelitian itu, para peserta diminta mengisi kuesioner secara online yang embandingkan faktor hubungan dengan tingkat hasrat seksual.
Kuesioner itu bisa menunjukkan seberapa baik kehidupan seksual mereka dengan pasangannya. dan hubungan mereka.
Baca Juga: Mampukah Laboratorium Indonesia Mendeteksi Infeksi Cacar Monyet?
"Persis dengan yang diharapkan, kesetaraan dalam hubungan memprediksi kepuasan hubungan dan berkaitan dengan tingkat hasrat seksual yang lebih tinggi," jelas laporan tersebut dikutip dari Daily Star.
Anda harus paham bahwa hasrat wanita itu berpusat pada dua hal, yakni hasrat seksual solitary dan dyadic.
Hasrat seksual solitary merupakan hasrat yang didorong secara internal yang bekerja untuk menyenangkan kebutuhan seksual tertentu atau frustrasi seksual.
Sedangkan, hasrat seksual dyadic adalah keinginan untuk keintiman emosional atau keinginan untuk dekat dengan orang lain.
Pada dasarnya, berbagai pekerjaan rumah bisa membuat segalanya lebih setara sehingga membantu meningkatkan tingkat hasrat seksual dyadic dan akhirnya berdampak baik pada hasrat seksual solitary.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem