Suara.com - Beberapa waktu lalu Kim Kardashian membagikan sebuah foto ketika dirinya selesai melakukan prosedur laser Morpheus 8, yang berguna untuk mengencangkan perut.
"(Perawatan) ini adalah game changer! Aku melakukan laser Morpheus untuk mengencangkan perutku di @drghavami @gpsaesthetics," tulis Kim dalam unggahan Instagram Story, Rabu (3/8/2022).
Ia mengaku menyukai hasilnya meski prosesnya terasa sakit.
"Ini menyakitkan tapi sepadan!" tambahnya, dikutip dari Insider.
Laser Morpheus 8 merupakan prosedur pengencangan, pengangkatan, dan pembentukan kulit yang mengalami kerutan, perubahan warna dan bekas jerawat.
Prosedur ini menggabungkan penggunaan microneedle dan energi frekuensi radio untuk efek 'two in one'.
"Perawatan laser biasanya menargetkan lapisan kulit, gelombang frekuensi rasio dapat menembus tiga lapisan kulit yang ditargetkan dalam satu waktu," kata dokter estetika Lee Garrett.
Pemanasan jaringan di bawah kulit menyebabkan pembentukan kembali lemak dan kontraksi jaringan ikat, sementara microneedle dapat merangsang produksi kolagen untuk mengencangkan kulit.
Morpheus 8 telah disetujui prosedurnya oleh Badan Pengobatan dan Pencegahan AS (CDC) pada Agustus 2020 lalu.
Berdasarkan hasil keamanan dan kemanjuran, prosedur ini dapat mengilangkan lemak seluruh tubuh. Karena masih tergolong teknologi baru, belum ada bukti tentang efek jangka panjang yang didokumentasikan dalam literatur ilmiah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia