Suara.com - Penyanyi legendaris, Olivia Newton-Joh meninggal dunia di usia 73 tahun, kemarin Senin (8/8/2022).
"Dame Olivia Newton-John (73) meninggal dengan tenang di ranch-nya di California Selatan pagi ini, dikelilingi oleh keluarga dan teman-teman," demikian tertulis di akun Instagram resmi Olivia Newton-John, @therealonj, Selasa (9/8/2022).
Sebelum meninggal dunia, Olivia Newton-John didiagnosis menderita kanker payudara pertama kalinya pada tahun 90-an.
Olivia Newton-John mengalami remisi (berkurangnya gejala penyakit atau hilangnya gejala penyakit untuk sementara waktu) selama lebih dari 20 tahun sebelum kembali pada tahun 2013.
Pada tahun 2018, ia mengungkapkan bahwa penyakit kankernya itu kembali lagi dan menyebar ke tulang belakang.
Selama perjuangannya melawan kanker metastasis, Olivia sempat mencoba pengobatan nabati, salah satunya ganja obat.
Karena perjuangannya melawan kanker payudara tersebut, Olivia menjadi juru kampanye terkemuka yang mendirikan Pusat Penelitian Kanker dan Kesehatan Olivia Newton-John di Melbourne. Ia mendirikan tempat itu karena berharap bisa melakukan penelitian dan menemukan pengobatan yang lebih baik.
Setelah menjalani terapi radiasi foton da terapi kesehatan alami, Olivia Newton-John dan suaminya yakin mampu mengobati kankr payudara tersebut.
Sayangnya dilansir dari Express, kanker payudara Olivia Newston-John sudah bermetastasis atau menyebar ke bagian tubuh lain, paling sering ke tulang, paru-paru, otak atau hati.
Baca Juga: Mengenal Virus Monkeypox Strain A.2 yang Terdeteksi di India, Berbeda dengan di Eropa
Sel-sel kanker ini berjalan melalui aliran darah atau sistem limfatik (jaringan kelenjar getah bening dan pembuluh yang menghilangkan bakteri, virus, dan limbah sel).
Anda harus tahu bahwa kanker payudara dapat kembali di bagian lain dari tubuh berbulan-bulan dan bertahun-tahun setelah diagnosis dan pengobatan awal. Saat ini terjadi, kondisi ini dikenal sebagai kekambuhan metastatik.
Menurut yayasan kanker payudara Olivia Newton-John, hampir 30 persen wanita yang didiagnosis dengan kanker payudara stadium awal mengembangkan kanker metastatik.
Kondisi ini juga bisa mempengaruhi pria, meskipun jumlah kasus payudara pada pria hanya sedikit.
Meskipun area penyebaran kanker yang paling umum termasuk tulang, paru-paru, otak atau hati, bagian tubuh lainnya juga dapat terpengaruh. Dalam kasus Olivia Newton-John, kanker payudara yang dideritanya sudah menyebar ke tulang punggung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal