Suara.com - Sayuran dianggap baik untuk merawat kesehatan pasien diabetes, tapi ternyata ada beberapa rekomendasi sayuran untuk penderita diabetes yang dengan efektif untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya glukosa atau kadar gula dalam darah.
Mengutip Live Science, Senin (15/8/2022) Dokter Bedah dan Pediatri sekaligus Direktur Medis Concepto Diagnostics, Dr. Tariq Mahmood menyarankan penderita diabetes untuk menjalani pola makan berbasis nabati.
"Meskipun menjalani diet vegetarian bukanlah pengobatan langsung untuk diabetes, tapi ada banyak manfaat yang bisa membantu penderita diabetes," ujar Dr. Mahmood.
Ia menambahkan pola makan dan apa yang dimakan penderita diabetes, khususnya terkait aturan jumlah karbohidrat yang akan sangat berpengaruh pada kadar glukosa.
"Pentingnya orang dengan diabetes untuk mengatur dirinya sendiri tentang bahaya makanan tertentu, terutama yang mengandung gula," tambahanya.
Adapun tolok ukur sayuran terbaik untuk penderita diabetes yaitu sayuran yang tumbuh di atas tanah maka rendah karbohidrat, sayuran tumbuh di bawah tinggi karbohidrat.
Berikut ini sayuran untuk penderita diabetes yang direkomendasikan Dr. Deborah Lee, MD, di antaranya yakni:
- Sayuran berdaun hijau, seperti kubis, sayuran hijau, brokoli, kubis brussel, bayam dan kangkung
- Asparagus
- Kacang hijau
- Terong
- Paprika
- Seledri
- Jamur
- Kacang-kacangan, seperti buncis, lentil, dan buncis
- Tomat
- Bawang
- Timun
"Meskipun sayuran segar cenderung memiliki nilai gizi terbaik, sayuran kaleng dan beku juga bernilai gizi tinggi merupakan alternatif yang sangat baik," tutup Dr. Lee.
Baca Juga: Manfaat dan Efek Samping Lidah Buaya, di Antaranya Bisa Lawan Kanker Payudara
Berita Terkait
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
-
7 Sayuran yang Paling Mudah Ditanam di Rumah, Sehat dan Hemat In This Economy
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun