Suara.com - Peristiwa nahas dialami seorang perempuan Inggris yang didiagnosis kanker paru-paru, setelah sebelumnya hanya diberi obat batuk sirup oleh dokter yang memeriksanya. Ia mengalami sesak napas dan batuk berdahak selama berbulan-bulan, tapi belum ada diagnosis pasti saat menghubungi dokternya. Tak disangka, ia ternyata mengalami kanker paru.
Kata klepto atau juga sering disebut klepto mania baru-baru ini trending di Twitter. Dari penelusuran Suara.com, kata klepto atau kleptomania itu dikaitkan dengan peristiwa seorang ibu-ibu yang diduga mencuri cokelat di Alfamart. Beberapa netizen menyebut bahwa perilaku yang dilakukan oleh perempuan tersebut merupakan klepto atau kleptomania. Lalu, apa itu sebenarnya kleptomania?
Simak selengkapnya di bawah ini berita hits di kanal kesehatan!
1. Miris! Batuk Tak Sembuh Dikasih Obat Sirup, Perempuan Ternyata Idap Kanker Paru
Peristiwa nahas dialami seorang perempuan Inggris yang didiagnosis kanker paru-paru, setelah sebelumnya hanya diberi obat batuk sirup oleh dokter yang memeriksanya.
Ia adalah Manajer Penjualan Newbury, Berkshire, Alix Burnard yang mengalami sesak napas dan batuk berdahak selama berbulan-bulan, tapi belum ada diagnosis pasti saat menghubungi dokternya.
2. Mengenal Kleptomania: Dikaitkan Dengan Ibu yang Diduga Curi Cokelat di Alfamart, Termasuk Gangguan Kesehatan Mental?
Kata klepto atau juga sering disebut klepto mania baru-baru ini trending di Twitter. Dari penelusuran Suara.com, kata klepto atau kleptomania itu dikaitkan dengan peristiwa seorang ibu-ibu yang diduga mencuri cokelat di Alfamart.
Baca Juga: Miris! Batuk Tak Sembuh Dikasih Obat Sirup, Perempuan Ternyata Idap Kanker Paru
Beberapa netizen menyebut bahwa perilaku yang dilakukan oleh perempuan tersebut merupakan klepto atau kleptomania.
3. Dokter: Sering Tidak Disadari oleh Pasien, Kebanyakan Kasus Kanker Tiroid Justru Ditemukan Oleh Orang-Orang di Sekitar
Menurut GLOBOCAN tahun 2020, kanker tiroid menempati urutan ke-12 dengan kasus kanker terbanyak, yaitu mencapai 13.114. Kasus kanker tiroid ini dua sampai tiga kali lebih berisiko pada perempuan dibandingkan lelaki.
Sayangnya, banyak pasien kanker yang tidak menyadari bahwa dirinya mengalami kanker, lantaran gejala yang samar. Misalnya Dela Listiya, salah satu pejuang kanker tiroid yang bergabung dalam Yayasan Pitatosca, menceritakan bahwa kesadaran bahwa dirinya terkena kanker bukan dari dirinya, melainkan dari kerabat dan keluarga yang menyadari ada pembesaran pada lehernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026