Suara.com - Disfungsi ereksi salah satu masalah seks yang dialami banyak pria. Kondisi ini pastinya memberikan efek psikologis dan mengganggu hubungan suami istri.
Karena itu, pria dengan disfungsi ereksi seharusnya tak ragu untuk konsultasi dengan dokter. Tapi, perawatan rumahan mungkin juga bisa membantu mengatasi disfungsi ereksi.
Konsumsi sayuran hijau tertentu bisa membantu mengatasi disfungsi ereksi, seperti bayam yang kaya folat untuk kunci memperlancar aliran darah.
Para peneliti telah menemukan bahwa asam folat memainkan peran penting dalam fungsi seksual pria. Faktanya, penelitian telah menemukan bahwa pria yang kekurangan asam folat lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi.
Bayam yang dimasak mengandung sekitar 77 persen dari Nilai Harian (DV) untuk folat per cangkir, sehingga dianggap sebagai salah satu makanan paling tinggi folat.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine, hubungan antara kadar asam folat serum yang berdampak pada disfungsi ereksi diselidiki lebih lanjut.
Penelitian ini melibatkan pasien dengan disfungsi ereksi dan kemungkinan penyebabnya adalah rendahnya asam folat dalam tubuh.
Penelitian ini membagi 120 pasien dengan DE menjadi tiga kelompok yang masing-masing terdiri dari 40 pasien, di antaranya mereka yang mengalami disfungsi ereksi berat, sedang dan ringan. Lalu, 40 pria sehat yang masuk dalam kelompok kontrol.
"Konsentrasi asam folat serum rata-rata lebih tinggi pada kelompok kontrol dibandingkan pada kelompok disfungsi ereksi berat dan sedang, tetapi tidak pada kelompok disfungsi ereksi ringan," kata penelitian dikutip dari Daily Star.
Baca Juga: Putri Diana Pernah Mengalami Bulimia Semasa Hidup, Kenali Gejalanya!
Mengingat perbedaan kadar asam folat yang signifikan di antara kelompok kontrol dan disfungsi ereksi, kekurangan asupan asam folat mungkin mencerminkan tingkat keparahan disfungsi ereksi.
Terlebih, bayam juga kaya nitrat yang efeknya pada penis pun sama besarnya dengan asam folat. Saat dikonsumsi, makanan kaya nitrat diubah menjadi oksida nitrat yang bisa berdampak positif pada pembuluh darah.
Oksida nitrat membantu pembuluh darah melebar dan meningkatkan sirkulasi di semua organ utama, termasuk penis.Bersamaan dengan ereksi yang lebih kuat, bayam dikatakan sebagai salah satu makanan terbaik untuk kesehatan jantung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?