Suara.com - Pernahkah Anda mendengar tentang manfaat kurma muda? Mungkin kebanyakan informasi yang beredar saat ini adalah perihal manfaat kurma. Namun ternyata kurma muda juga memiliki banyak sekali manfaat yang bisa menguntungkan untuk tubuh manusia.
Berbagai manfaat ini berasal dari kandungan nutrisinya yang kaya. Jika dirinci, kandungan nilai gizi dalam kurma muda antara lain vitamin A, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, folat, kolin, serat, beta-karoten, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, zinc, mangan, dan juga tembaga.
Jelas, manfaatnya akan sangat beragam bukan?
1. Membantu Melancarkan Pencernaan
Dikutip dari Hello Sehat, kurma muda memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan. Ketika saluran cerna sehat, maka penyerapan makanan akan lebih optimal dan membuat tubuh juga menjadi sehat.
Serat yang ada pada kurma muda sebagian besar merupakan jenis serat tak larut dalam air, sehingga dapat memicu gerakan kotoran di dalam usus dan hasilnya feses mudah keluar.
2. Asupan Cairan Tubuh
Konsumsi kurma muda secara rutin juga dapat membantu Anda mencukupi asupan cairan tubuh setiap hari. Dengan asupan cairan harian yang tercukupi, tubuh akan dapat berfungsi dengan baik sehingga setiap organ di dalamnya juga dapat bekerja sesuai tugasnya.
Suhu tubuh akan menjadi seimbang, tekanan darah akan stabil, kadar elektrolit akan diseimbangkan, hingga stabilitas detak jantung, semua bisa diperoleh ketika tubuh cukup terhidrasi setiap hari.
Baca Juga: Bayi Meninggal saat Persalinan di RSUD Jombang karena Distosia Bahu, Kenali Faktor Pemicunya
3. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kurma muda memiliki sifat antioksidan yang baik untuk daya tahan tubuh. Bahkan jika dibandingkan, kurma jenis ini memiliki lebih banyak kandungan antioksidan daripada kurma yang sudah dikeringkan. Ini mengapa, konsumsi rutinnya dapat membantu menangkal radikal bebas yang ada di dalam tubuh.
Tidak berhenti disitu saja, kandungan vitamin B6 yang ada di dalamnya juga dapat membantu meningkatkan protein khusus dan sel darah putih, sehingga antibodi yang dimiliki tubuh dapat bekerja dengan baik untuk melawan infeksi virus dan bakteri.
4. Untuk Kesehatan Tulang
Kandungan berbagai jenis mineral yang ada di dalamnya juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Kalsium dan magnesium akan menjadi kandungan paling berperan dalam hal ini, karena keduanya dapat meningkatkan kepadatan tulang.
5. Menstabilkan Gula Darah
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli