Suara.com - Banyak orangtua ragu membiarkan anaknya berjalan tanpa alas kaki karena terlalu banyak kekhawatiran. Padahal, berjalan tanpa alas kaki pada dasarnya sangat baik untuk proses pertumbuhan anak.
Bahkan, kebiasaan berjalan tanpa alas kaki juga memberikan manfaat yang serupa untuk orang dewasa, mulai dari mengatasi stres hingga mencegah penuaan.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa manfaat berjalan tanpa alas kaki secara fisik maupun mental.
1. Mengatasi insomnia
Berjalan tanpa alas kaki bisa meningkatkan kualitas tidur dan tingkat energi Anda. Ini karenaa bumi kita memiliki banyak elektron yang mengisi ulang tanah dan air.
Jika kita tidak terhubung secara fisik ke bumi, fungsi penting kita menjadi tidak seimbang yang menyebabkan peradangan dan penyakit. Saat merasakan sakit, ini biasanya mengganggu tidur Anda.
2. Mengatasi kram menstruasi
Berjalan tanpa alas kaki dapat membantu mengatasi semua jenis rasa sakit. Tidak heran jika berjalan tanpa alas kaki juga dapat membantu mengatasi kram menstruasi.
Berpergian keluar tanpa alas kaki dapat memberikan keajaiban bagi pikiran, tubuh, dan jiwa Anda. Apalagi, terapi berjalan tanpa alasa kaki ini tidak menimbulkan efek samping.
Baca Juga: Tiga Warga DKI Kontak Erat dengan Pasien Cacar Monyet, Tracing Dilakukan
3. Membantu anak tumbuh dengan mental yang kuat
Membiarkan anak-anak berjalan tanpa alas kaki bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menghilangkan alergi, dan mengontrol tingkat stres.
Cara ini bisa membantu anak-anak Anda menjadi kuat secara mental. Menghabiskan waktu bertelanjang kaki di rumput atau beton selama 10 menit hingga 1 jam sangat ideal untuk mendapatkan manfaat ini.
Menapakkan kaki di pasir basah dan air di pantai mungkin merupakan cara terbaik untuk mengirimkan energi dari bumi.
4. Memperlambat penuaan
Kebiasaan berjalan tanpa alas kaki bisa membantu meningkatkan aliran darah ke kapiler. Bahkan, 1 jam berjalan tanpa alas kaki bisa meningkatkan perbaikan jaringan kulit dan penampilan wajah agar lebih awet muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026