Suara.com - Seorang wanita bernama Lidia Bazarova (64) asal Rusia syok setelah digigit penyu di bagian perutnya. Bahkan, ia hampir tenggelam selama serangan tersebut.
"Itu benar-benar menakutkan," kata Bazarova, dalam video yang diunggahnya. Insiden ini terjadi di dekat Resor Güzeolaba, di Antalya, barat Turki.
Setelah diidentifikasi, ternyata ia diserang penyu tempayan, spesies yang beratnya bisa mencapai 162 kilogram dan paruhnya sangat kuat.
Selama serangan, penyu tersebut sempat berhenti menggigit Bazarova, tetapi setelah itu si penyu kembali menggigitnya lebih keras.
"Aku melawan rasa sakit dan ketakutanku," sambung Bazarova, dikutip dari New York Post.
Bazarova tergigit di jari, pinggul, kaki, dan bokongnya, membuat duduk saja tidak nyaman. Dalam beberapa foto yang dibagikan, area yang digigit terlihat memar yang berwarna merah dan biru.
"Kami berterima kasih kepada penjaga pantai. Tanpa dia, mungkin hasilnya akan buruk," imbuh putrinya, Kamila.
Untungnya, luka-luka yang dialami Barazova tidak mengancam jiwa. Karena insiden ini, ia mengalami trauma dan mungkin tidak akan berenang di laut lagi.
"Aku tidak yakin bisa kembali (berenang) di laut," lanjutnya.
Baca Juga: Sebabkan Satu Juta Lebih Kematian Tiap Tahun, Ahli Bagikan 5 Tips untuk Mencegah Gigitan Nyamuk
Sayangnya, Bazarova bukanlah satu-satunya yang digigit si penyu. Hewan tersebut juga menggigit seorang wanita dan pria yang berada di depannya.
Serangan penyu mungkin terdengar seperti kejadian aneh, tetapi sebenarnya reptil tersebut dikenal agresif teritorial.
Menurut pakar asal Turki, Mehmet Gökolu, penyu akan menyerang manusia yang menyerang lingkungannya hidup, menambahkan bahwa ada kasus menggigit di perairan dangkal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia