Suara.com - Pemerintah mengeluarkan peraturan Inmendagri Nomor 41 Tahun 2022 yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada Senin, (29/08/22) lalu. Di dalam peraturan tersebut, tertulis bahwa wilayah Jawa - Bali akan diberlakukan kembali PPKM Level 1.
Ada beberapa pemberlakuan jam dalam PPKM Level 1, terutama pada area publik seperti sekolah, perkantoran, pusat perbelanjaan, restoran, bioskop, tempat ibadah, dan fasilitas umum.
Untuk masyarakat yang telah divaksinasi booster secara penuh, maka diperbolehkan untuk bekerja di kantor dengan maksimal kapasitas 100%. Untuk tempat lainnya, penyesuaian dilakukan oleh pengelola tempat tersebut namun tetap mengacu pada peraturan.
2. Daerah yang memberlakukan PPKM Level 1
Daerah-daerah yang memberlakukan PPKM Level 1 dimulai dari provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Bali dengan total 130 kota/kabupaten yang tersebar di seluruh provinsi Jawa-Bali.
3. Waspada gelombang Covid-19
Pemberlakuan PPKM Level 1 ini berkaitan dengan mulai kembali merangkaknya angka penderita Covid-19 di Indonesia dan munculnya varian omicron BA.4 dan BA.5 serta isu penyebaran virus monkeypox yang kini juga menjadi fokus pemerintah.
Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA juga menyebutkan bahwa pemberlakuan PPKM ini diperpanjang agar masyarakat tetap waspada terhadap penularan COVID-19 di Indonesia seiring dengan semakin meningkatnya mobilitas dan pemulihan perekonomian nasional.
Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Seluruh Jawa-Bali Level 1
4. Vaksinasi booster dioptimalkan
Selain itu, program vaksinasi booster juga kembali dioptimalkan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada Minggu (31/07/22) lalu, total sebanyak 56,1 penduduk Indonesia sudah menerima vaksinasi dosis penguat atau vaksin booster.
Angka ini tentu masih cukup jauh dari target sehingga penyuluhan dan pemberlakuan vaksin 3 di beberapa fasilitas/aspek kenegaraan diperlukan agar banyak masyarakat yang menyadari pentingnya vaksin booster.
5. Tidak menutup kemungkinan daerah lain akan PPKM
Bukan hanya Jawa-Bali, kemungkinan daerah lain untuk memberlakukan PPKM juga cukup besar, mengingat penyebaran dan penderita virus Covid-19 di era new normal sekarang bukan hanya berasal dari pulau Jawa-Bali, namun juga pulau besar lainnya seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTT, dan Papua.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
PPKM Diperpanjang, Seluruh Jawa-Bali Level 1
-
PPKM Jawa -Bali Diperpanjang Hingga 5 September 2022, Semua Daerah di Level 1
-
Sebut Seluruh Indonesia PPKM Level 1, Mendagri Tito Karnavian Ungkap Terima Kasih
-
PPKM Kembali Diperpanjang, Jawa-Bali Berada pada Level 1
-
Masih Ingat GeNose? Begini Nasib Alat Pendeteksi Covid-19 yang Kini Tak Lagi Eksis
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!