Ilustrasi menggunakan kompres sebagai penurun panas [ANTARA/Shutterstock/Petrovich Nataliya]
Langkah-langkah mengompres demam dengan air hangat
Mengutip penjelasan Halodoc yang ditinjau oleh dr. Fadhli Rizal Makarim, berikut langkah-langkah untuk mengurangi suhu tubuh saat demam dengan air hangat.
- Siapkan kain lembut dan baskom atau ember berisi air hangat,
- Air hangat tersebut tak boleh bersuhu mendidih,
- Rendam kain di air hangat dan lipat menjadi kompres,
- Letakkan kain tersebut di sela-sela ketiak,
- Ganti kain saat suhunya sudah dingin.
Selain dengan kompres, dr. Fadhli juga menganjurkan pemberian obat, istirahat yang cukup, dan memberikan makanan hangat seperti sup.
Kontributor : Armand Ilham
Komentar
Berita Terkait
-
Memasuki Musim Hujan, Berikut 8 Tips Mengatasi Pilek Yang Mutakhir
-
BPOM Izinkan Vaksin Qdenga Cegah Virus Dengue Penyebab Demam Berdarah, Ini Efek Sampingnya
-
Suami Tega Usir Istri Gegara Tak Betah Dengar Anak Rewel: Padahal Hujan, Anak Cuma Pakai Kaos dan Pampers
-
Musim Penghujan Tiba, Waspadai 7 Penyakit Ini
-
3 Cara Mengatasi Demam pada Anak agar Cepat Turun Secara Alami
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya