Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa pandemi Covid-19 akan segera berakhir.
Kematian mingguan baru mencapai titik terendah minggu lalu sejak Maret 2020. WHO mencatat sekitar 11.000 kematian secara global pada minggu 5-11 September, turun 22 persen dari minggu sebelumnya.
Kasus mingguan baru juga turun 28 persen pada waktu itu, dari hampir 4,2 juta selama minggu 29 Agustus hingga 4 September menjadi sekitar 3,1 juta minggu lalu.
"Kami tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi ini," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada briefing Rabu.
"Kami belum sampai di sana, tetapi akhir sudah di depan mata."
Namun, kematian akibat Covid di AS tetap relatif datar, dengan sedikit perubahan selama dua minggu terakhir. Demikian seperti dilansir dari NBC News.
Amerika Serikat mencatat rata-rata mingguan 478 kematian Covid-19 per hari, jauh di atas tingkat terendah yang pernah ada: 168 kematian harian pada minggu yang berakhir 6 Juli 2021. Pada Juni 2022, rata-ratanya adalah 258 kematian harian.
Namun, kasus Covid-19 baru yang tercatat telah menurun sebesar 14 persen dalam dua minggu terakhir, menjadi rata-rata kurang dari 73.000 per hari.
Koordinator respons Covid-19 Gedung Putih, Dr. Ashish Jha, mengatakan pekan lalu bahwa meskipun pandemi belum berakhir, AS telah melihat "perubahan penting dalam perjuangan kita melawan virus."
Baca Juga: Tunjangan Makan Tak Kunjung Dibayar, Relawan RSKI Galang Mengadu ke DPRD Kepri
Bivalen booster shot yang baru tersedia, yang menargetkan strain virus corona asli dan subvarian omicron BA.4 dan BA.5 yang saat ini beredar, dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap infeksi dan penularan, serta perlindungan yang lebih tahan lama terhadap penyakit parah, kata Jha .
Tetapi Tedros memperingatkan pada hari Rabu bahwa negara-negara mungkin melihat "lebih banyak varian, lebih banyak kematian, lebih banyak gangguan dan lebih banyak ketidakpastian" jika mereka mengurangi upaya untuk menguji, memvaksinasi, dan mengobati.
WHO bertanggung jawab untuk menyatakan berakhirnya Covid sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, sebutan yang disediakan untuk wabah penyakit global yang paling serius. Tedros tidak menunjukkan Rabu bahwa deklarasi seperti itu sudah dekat.
Sebaliknya, WHO menguraikan enam tindakan utama untuk membantu negara-negara mengakhiri wabah mereka: pengujian lanjutan, pengobatan dan vaksinasi, pengendalian infeksi di fasilitas perawatan kesehatan, langkah-langkah untuk memerangi informasi yang salah dan komunikasi publik yang jelas.
"Seorang pelari maraton tidak berhenti ketika garis finis sudah terlihat," kata Tedros. "Dia berlari lebih keras, dengan semua energi yang tersisa. Kita juga harus. Kita bisa melihat garis finis. Kita berada di posisi menang. Tapi sekarang adalah waktu terburuk untuk berhenti berlari."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua