Suara.com - Baru-baru ini, sebuah ramuan herbal viral di media sosial, yang diklaim mampu mengobati cacar monyet hanya dengan menggunakan kunyit dan madu. Resep herbal ini diunggah oleh akun Facebook Mohd J Hasby S beberapa waktu lalu melalui sebuah video.
Alergi termasuk reaksi berlebihan dari antibodi terhadap zat asing yang sebenarnya tidak berbahaya. Kondisi itu terjadi akibat adanya kelainan sistem imun pada tubuh seseorang. Makanan juga bahan pengawet pangan termasuk salah satu sumber alergi bagi sebagian orang. Data pada World Allergy Organization (WAO) tercatat bahwa angka prevalensi alergi mencapai 10 sampai 40 persen dari total populasi dunia. Di Indonesia kasus alergi terhadap makanan juga menjadi paling banyak ditemui. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.
1. Beredar Herbal Kunyit dan Madu Bisa Obati Cacar Monyet, Benarkah?
Cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan infeksi virus monkeypox, yang termasuk mirip dengan penyakit cacar yang berasal dari anggota keluarga orthopoxvirus.
Baru-baru ini, sebuah ramuan herbal viral di media sosial, yang diklaim mampu mengobati cacar monyet hanya dengan menggunakan kunyit dan madu. Resep herbal ini diunggah oleh akun Facebook Mohd J Hasby S beberapa waktu lalu melalui sebuah video.
2. Tanya Pakar: Kenapa Ada Orang Bisa Alergi Makanan atau Bahan Pengawet?
Alergi termasuk reaksi berlebihan dari antibodi terhadap zat asing yang sebenarnya tidak berbahaya. Kondisi itu terjadi akibat adanya kelainan sistem imun pada tubuh seseorang.
Makanan juga bahan pengawet pangan termasuk salah satu sumber alergi bagi sebagian orang. Data pada World Allergy Organization (WAO) tercatat bahwa angka prevalensi alergi mencapai 10 sampai 40 persen dari total populasi dunia. Di Indonesia kasus alergi terhadap makanan juga menjadi paling banyak ditemui.
Baca Juga: Terpopuler: Kalung Nagita Slavina Seharga Motor Hingga Livy Renata Masuk IGD Gegera Makan Tutut
3. Tanya Dokter Kandungan: Apakah Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Kopi Karena Ganggu perkambangan Janin?
Benarkah ibu hamil tidak boleh minum kopi? Yuk Tanya Dokter untuk tahu kebenarannya.
Ibu hamil kerap dilanda ketakutan karena perilaku dan gaya hidupnya bisa mempengaruhi perkembangan janin di dalam kandungan. Termasuk ibu hamil tidak boleh minum kopi, benarkah?
4. Wujud Janin Saat Usia 8-9 Minggu, Apakah Masih Rawan Keguguran?
Berita Terkait
-
Terpopuler: Rafathar Borong Mainan di AS Tanpa Lihat Harga Hingga Wendy Walters Trauma
-
Tips Kesehatan Bagi Penderita Kekurangan Hemoglobin Coba Makan Jenis Buah Ini dan Cara Pencegahannya
-
Waspada Suka Posting Foto Bisa Disambar Ain, dr.Zaidul Akbar Sampai Alami Ini, Sangat Mengerikan Segera Hindari!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian