Suara.com - Banyak orang kerap memiliki masalah dengan waktu tidur. Salah satunya ialah karena insomnia.
Kondisi ini menyebabkan penderitanya tidak memiliki kualitas tidur yang baik serta waktu tidur cukup yang dibutuhkan oleh tubuh. Hal tersebut mengakibatkan kondisi fisik penderita insomnia menjadi rentan terserang penyakit dan menjadi lemah untuk melakukan aktivitas.
Masalah insomnia dapat diderita oleh seseorang dalam jangka waktu pendek (akut) hingga jangka panjang (kronis). Seorang yang mengalami insomnia juga membuat siklus tidur terganggu dan kualitas tidur menurun.
Situasi itu juga berimbas pada kesehatan mental dan fisi. Hal itu seperti diungkapkan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sleep hygiene atau kualitas tidur yang baik pada konten terbarunya di Instagram.
Dalam konten terbarunya, Dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ membahas mengenai cara menjaga kesehatan mental melalui hal-hal yang mendasar, salah satunya dengan menjaga kualitas tidur yang baik.
“Bagaimana cara menjaga kesehatan jiwa? jawabannya selalu back to basic. Makan dengan gizi seimbang, terhubung, berolahraga, dan tidur dengan kualitas yang baik,” kata Dr. Jiemi.
“Oleh karena itu, penting untuk menjaga sleep hygiene intinya adalah menjaga kebiasaan tidur yang baik,” lanjutnya.
Menurutnya kualitas tidur yang buruk akan memberikan banyak dampak buruk, diantaranya adalah depresi, meningkatnya stress, serta menurunnya produktivitas seseorang sehingga akan mengganggu kesehatan mental.
Untuk dapat menjaga kualitas tidur yang baik, terdapat beberapa cara yang disarankan oleh Dr. Jiemi Ardian, Sp.KJ, diantaranya adalah mengatur suhu yang optimal untuk tidur, mengurangi cahaya di dalam kamar termasuk cahaya dari alat elektronik, menghindari alkohol, nikotin, dan kafein ketika menjelang sore.
Baca Juga: Stres dan Kurang Tidur Bisa Sebabkan Pikun, Selain Faktor Usia
Selain itu, membuat rutinitas pra-tidur yang menenangkan juga perlu untuk dilakukan, salah satunya adalah dengan menggunakan Sukha Sleep Aromatherapy Spray.
Aromaterapi alami dengan formula dari bahan-bahan pilihan dan aroma khas seperti “sweet aromatic floral” ini telah dikaji dan terbukti mampu menenangkan serta menjaga kualitas tidur.
Efek yang dihasilkan oleh Sukha Sleep Aromatherapy tidaklah instan karena bukan obat tidur maupun bius, akan tetapi Sukha akan sangat aman untuk terapi alternatif sebab tidak mengakibatkan ketergantungan maupun efek samping bagi penggunanya.
“Ini bukan obat sebenarnya, ini digunakan untuk menjaga kualitas tidur supaya tetap baik dan nyaman.” Jelas Dr. Jiemi Ardian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?