Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis sejumlah obat sirup parasetamol yang aman dari cemaran zat kimia maupun tidak aman. Langkah itu sebagai upaya pencegahan meluasnya kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak.
Lantas bagaimana jika anak demam? Pada artikel tanya ahli kali ini akan dijelaskan oleh dokter spesialis anak dr. Ramadianty, Sp.A., saat siaran langsung Instagram bersama Hello Sehat.
Kenapa anak bisa demam?
Demam itu sebenarnya untuk melindungi tubuh kita sendiri. Jadi pada saat ada patogen masuk, entah itu virus, bakteri, dan kuman, untuk mengusir patogen tersebut dengan cara meningkatkan suhu tubuh. Dengan begitu diharapkan virusnya akan pergi dari tubuh.
Kalau demam jadi tanda tubuh mengeluarkan patogen, apa berarti tidak apa-apa membiarkan tubuh anak panas?
Pada saat anak demam bukan obat demam yang pertama dicari. Tapi pastikan asupan minum anak cukup. Karena pada saat anak demam tingkat penguapan itu akan meningkat dibanding pada saat tidak demam. Apabila tidak diimbangi dengan minum yang baik, anak akan dehidrasi atau kekurangan cairan.
Pada saat anak kekurangan cairan, panasnya akan tambah tinggi lagi. Dan saat anak kekurangan cairan, mau setiap 4 jam kita kasih obat turun panas, enggak akan turun panasnya karena obat tidak bisa bekerja dengan baik. Jadi pada saat anak demam pastikan tubuhnya cukup cairan.
Cairan apa yang baik dikonsumsi saat anak demam?
Kalau anak-anak yang paling bagus memang air putih. Tapi seandainya anaknya mual kalau minum air putih, boleh kok minum jus, atau air kelapa boleh, atau misalnya teh tapi jangan terlalu manis. Terpenting sebenarnya cairan atau misalnya makan mau dikasih yang banyak kuahnya juga boleh.
Apa pengobatannya cukup dengan berikan cairan?
Bisa lakukan kompres, terutama dibagian lipatan seperti, ketiak, leher, dan selangkangan. Karena tempat itu di mana banyak lewat pembuluh darah besar. Sehingga lebih cepat menurunkan panas. Kemudian pastikan anak dalam kondisi nyaman. Kadang-kadang kita terpengaruh sama cerita zaman dulu kalau anak demam dipakaikan baju yang tebal, jaket selimut, jangan begiu. Tidak perlu juga mematikan kipas angin, yang penting anak nyaman sudah cukup.
Kondisi demam seperti apa anak memerlukan obat penurun panas?
Untuk memberikan obat turun panas harus sesuai dengan anjuran dokter. Kadang-kadang yang sering terjadi di lapangan, orang tua langsung membeli ke apotek terdekat atau toko obat.
Bukannya tidak boleh, tetapi banyak yang harus di perhatikan. Pertama, dosis obat banyak sekali orang tua yang hanya mengandalkan dosis yang tertulis di kemasan obatnya, misalnya umur 6 sampai 12 tahun berapa sendok. Padahal berat badan anak belum tentu sesuai dengan dosis yang tertera di kemasan.
Anggaplah umur 6 sampai 12 tahun, tapi anak kita berat badannya lebih, dan kita coba turun panas dengan dosis yang enggak cukup. Tentunya panas anaknya malah enggak turun-turun. Atau sebaliknya, misalnya berat badan anak, kita pakai dosis sesuai dengan umur, malah jadi kelebihan dosis obat. Jadi sekali lagi, dosis obat itu juga akan sangat menentukan apakah anaknya bisa turun apa enggak demamnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi