Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes menguatkan cakupan imunisasi rutin di Aceh, karena rawan KLB (kejadian luar biasa) akibat rendahnya imunisasi. Seperti baru-baru ini Indonesia dinyatakan KLB Polio setelah ditemukan satu kasus di Pidie Aceh.
Karena ditemukan satu kasus, Kemenkes juga melakukan pelacakan kasus polio, termasuk melacak dan memastikan seluruh bayi sudah mendapatkan 4 dosis imunisasi bOPV dan 1 dosis imunisasi IPV lengkap sesuai usia.
“Semua sasaran bayi itu harus sudah mendapatkan lengkap imunisasi polio yaitu 4 dosis untuk polio yang tetes dan satu dosis untuk suntikan sesuai dengan usia anaknya,” ujar Plt. Direktur Imunisasi dr. Prima Yosephine saat konferensi pers, Selasa (29/11/2022).
Selain bayi, program imunisasi kejar juga terus dilakukan khususnya bagi anak usia 12 hingga 59 bulan yang belum atau tidak lengkap status imunisasinya.
Jadi dalam imunisasi kejar ini, dilakukan dengan semua anak mandapatkan 2 dosis tambaha imunisasi IPV, selain 4 dosis imunisasi bOPV.
Suntikan ini perlu diberikan untuk mencegah tertularnya polio tipe 2 yang ditemukan menyerang pada 1 anak di Pidie, Aceh hingga menyebabkan KLB Polio Indonesia.
"Berdasarkan laporan cakupan imunisasi rutin, dua provinsi yang sangat berisiko tinggi dilihat dari cakupan vaksinasi oral dibawah 60% pada tahun 2020. Sementara ada 13 provinsi yang warnanya merah ini adalah yang berisiko tinggi dimana cakupannya hanya berkisar 60 hingga 79%," jelas dr. Prima.
"Lalu kita punya 13 provinsi juga yang cakupannya sedang, sebesar 80 hingga 94% kemudian kita punya 6 provinsi dengan capaian cukup baik untuk imunisasi polio di atas 95%," lanjut dia.
Sehingga jika dilihat berdasarkan kabupaten kota, dari 514 kabupaten kota, Indonesia masih punya 60 daerah yang sangat berisiko, karena cakupannya masih di bawah 60 persen.
Baca Juga: Greg Nwokolo Soroti Pertandingan Persib vs FC Bekasi City: Harusnya Liga Bisa Jalan
Lalu ada juga 132 kabupaten kota yang risikonya tinggi antara 60 sampai 79% cakupan imunisasinya. Kemudian yang risiko sedang ada 166 daerh, dan yang resiko rendah itu ada 154 kabupaten kota.
"Indonesia merupakan negara dengan risiko polio, berdasarkan capaian imunisasi rutin dalam tiga tahun terakhir," ungkap dr. Prima.
Tapi sayangnya, pandemi membuat program imunisasi mundur sangat jauh, karena banyaknya jadwal imunisasi anak yang terlewat, karena saat itu masyarakat enggan keluar rumah dan petugas sangat terbatas untuk mendatangi rumah warga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya