Suara.com - Kehamilan menjadi momen penting bagi banyak perempuan. Oleh sebab itu banyak perempuan yang sangat menjaga kesegatan fisik dan mentalnya.
Beberapa masalah yang sering dialami ibu hamil antara lain; mual, muntah, kaki bengkak, insomnia, dan Susah Buang Air Besar (sembelit atau konstipasi).
Seperti dikutip dari Health Shots, Konsultan Senior Gastroenterologi di Rumah Sakit Fortis, Vasant Kunj, mengatakan konstipasi sebagai kondisi di mana “kamu buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu atau tinja yang keras, kecil, kering, dan menyakitkan untuk dikeluarkan. Beberapa orang dapat buang air besar sekali sehari atau bahkan dua kali, sementara yang lain hanya beberapa kali seminggu.
Sembelit pada ibu hamil terjadi karena kondisi rahim yang membesar, faktor gaya hidup, atau peningkatan hormon progesteron. Hal itu membuat otot-otot dinding perut menjadi longgar dan memperlambat proses pencernaan makanan.
Ada beberapa cara untuk mengatasi sembelit ketika hamil, di antaranya adalah; minum air putih yang banyak, mengonsumsi makanan berserat, seperti sayur & buah dan rutin olahraga.
Selain itu, cara mengobati sembelit yang manjur juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat sembelit atau obat pencahar. Tapi, sebenarnya obat pencahar bagi ibu hamil tidak aman karena menimbulkan perut mules / melilit.
Lantas, bagaimana pengobatan sembelit pada ibu hamil yang aman?
Dalal keterangan yang diterima Suara.com, solusi pengobatan sembelit bagi ibu hamil tidak boleh sembarangan dan harus sesuai dengan anjuran dokter.
Sebelum menemukan solusinya, ketahui dulu bahaya yang mungkin terjadi jika ibu hamil minum obat pencahar. Akibat sering mengonsumsi obat pencahar bagi ibu hamil antara lain; dehidrasi, diare, mules berulang dan berkurangnya keseimbangan kadar mineral dalam tubuh.
Baca Juga: Yessy 'Sertifikat Rumah' Ungkap Sering Diancam Soal Hamil Duluan oleh Ryan Dono: Itu Jadi Senjatanya
Hal tersebut tentu saja akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Begitu juga kondisi kesehatan bayi juga akan terkena efeknya.
Kabar baiknya, kini ibu hamil bisa mendapat nutrisi praktis dari kapsul Fruit 18 for Adult. Setiap kapsul mengandung 450 mg ekstrak buah persik, buah cranberi, buah mangga, buah pear, buah peach, buah pepaya, apricot, strawberry, rasberi, pisang, jeruk, apel, anggur, cherry, dan limau.
Ada juga serat buah alami yaitu serat apel, serat jeruk, dan serat kurma. Kapsul inijuga mengandung campuran ekstrak kacang cola, ekstrak teh hijau, umbi turmerik, dan daun peppermin. tentu di dalam setiap kapsul terdapat kandungan vitamin c, mineral, kalsium, dan probiotik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan