Suara.com - Aktris Suti Sukarno pemeran Mpok Atun di serial Doel Anak Sekolahan, bercerita kakinya diamputasi karena diabetes akibat tidak pernah minum air putih, dan hanya mengonsumsi minuman manis seperti softdrink.
Kondisi ini diceritakan Suti saat menjadi bintang tamu di acara Brownies dikutip suara.com, Jumat (13/1/2023), hingga akhirnya kakinya diamputasi atau dipotong hingga di atas mata kaki.
"Benar sekali (nggak pernah minum air putih), minumnya softdrink pokoknya yang manis-manis, saya nggak pernah mau minum air putih," ujar Suti.
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula atau glukosa di dalam darah. Kondisi ini juga sering disebut sebagai penyakit gula atau kencing manis.
Aktris berusia 56 tahun itu juga bercerita bagaimana pola hidup sehat yang dilakoninya turut membuat kondisinya mengidap diabetes, hingga harus diamputasi untuk menyambung hidup.
"Kalau dulu kan jam 2 siang pengen mie ayam beli, jam 5 sore pengen makan siomay beli," terangnya.
Padahal setelah ia mengetahui, dan sadar akan kondisi yang dialami setelah berkonsultasi dengan dokter, makan harusnya di waktu makan seperti jam 7 pagi, jam 12 siang dan jam 5 sore sehingga tidak boleh waktu makan acak.
Sehingga perempuan kelahiran 27 April 1966 itu bercerita setelah kakinya diamputasi, kini ia tidak mengonsumsi minuman lain selain air putih, dan tidak mengkonsumsi aneka tepung-tepungan.
Meskipun sayangnya ia tidak bisa mengkonsumsi banyak sayur, karena tubuhnya sudah memiliki kandungan zat besi yang berlebih.
Baca Juga: Pakai BPJS, 'Si Atun' Sering Tolak Beberapa Pekerjaan
"Saya nggak bisa makan sayur. Gue nggak bisa minum vitamin. Sayur nggak boleh karena kelebihan zat besi. Sekarang nggak pernah minum yang lain, selain air putih," paparnya.
Bahkan menurut Suti, bukan hanya diabetes, ia juga memiliki sakit jantung karena sudah terpasang 2 ring jantung di dadanya yang harus sangat diperhatikan, sebagai dampak dari komplikasi diabetes yang ia alami.
Kini, lawan main Rano Karno dan Benyamin itu sedang menunggu kaki palsu untuk digunakan beraktivitas, tapi sebelum ia harus menjalani serangkaian terapi agar kuat berjalan.
"Mudah-mudahan ini terakhir, saya sedang menunggu, sudah bisa pesan kaki palsu, tapi harus terapi," tutup pemeran Atun itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru