Suara.com - Kelompok lanjut usia atau lansia sulit tidur jadi fenomena yang makin sering ditemukan, yang hasilnya membuat imunitas lansia menurun. Kalau sudah begini, ada nggak sih rekomendasi makanan agar tidur nyenyak untuk lansia?
Dikatakan Dokter Spesialis Gizi, dr. Marya Haryono, Sp.GK tidur nyenyak tidak bisa dipengaruhi hanya dari makanan, tapi meliputi berbagai faktor. Namun ia membenarkan, ada beberapa makanan penunjang agar tidur lebih nyenyak.
"Tidak ada, walaupun dikatakan magnesium lalu protein yang cukup ternyata bisa bantu tidur, tapi ternyata ini tidak khas, karena supaya dapat kualitas tidur, keseluruhan aspek harus diperhatikan," ujar dr. Marya dalam acara edukasi memperingati HUT ke-50 PT Bundamedik Tbk (BMHS) di RSU Bunda, Menteng, Jakarta Pusat.
Adapun 60 persen magnesium tersimpan dalam tulang, selebihnya bisa didapat dari makanan seperti tahu, tempe, gandum, sayuran hijau dan alpukat.
Sedangkan protein bisa membuat tubuh meregenerasi sel di malam hari, protein bisa didapatkan dari ikan, ayam, sapi, kacang-kacangan, tahu, tempe dan sebagainya.
Jika kandungan nutrisi dipastikan baik, disarankan juga untuk pola makan yang diterapkan harus tepat waktu, terlebih jika merasa belum lapar jangan menunda waktu makan jika saatnya tiba.
"Jadi pada saat makan aja, tepat waktu, ini semoga bisa membantu rasa rileks di jam tidur. kalau ternyata tetap terganggu ada baiknya lakukan pemeriksaan, apakah gangguan tidur ini merupakan manifestasi dari masalah kesehatan," papar dokter gizi di RSU Bunda Jakarta itu.
Terakhir, dr. Marya mengatakan aktivitas fisik di sore hari juga bisa meningkatkan kualitas tidur, yaitu saat deep sleep atau tidur dalam bisa benar-benar didapatkan. Lalu pastikan juga, lansia tidak menggunakan gadget jelang tidur.
"Cara yang paling simpel, jauhkan layar dulu, kira-kira dua jam sebelum tidur itu, handphone televisi komputer, tablet atau apapun," tutup dr. Marya.
Baca Juga: Bahaya! Ini Dampak Penganiayaan pada Kesehatan Mental Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi