Suara.com - Saat berpuasa selama 14 jam dan hanya makan juga minum pada malam hari memang bisa mengubah metabolisme tubuh karena hormon-hormon bekerja dengan pola yang berbeda dari biasanya.
Untuk menghindari sakit apa pun saat sedang berpuasa, sebenarnya cara pencegahannya cukup dengan pola makan sehat saat berbuka dan sahur.
“Di tengah kesibukan bekerja dan mengurus keluarga saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, menerapkan pola makan sehat seringkali menjadi tantangan bagi kebanyakan orang. Pasalnya, menerapkan adalah kunci penting untuk menjaga tubuh tetap bugar selama berpuasa," kata Head of Claim Supports Allianz Life Indonesia dr. Tubagus Argie F S dalam rilis tertulisnya, Selasa (21/3/2023).
Terdapat penyakit yang kerap kali dianggap ringan, namun sering dialami saat menjalankan ibadah puasa. Menurut dr. Tubagus, penyakit yang paling sering dikeluhkan saat puasa ialah gastroenteritis atau peradangan pada saluran pencernaan, termasuk lambung dan usus, serta dyspepsia atau nyeri di perut bagian atas.
Data Allianz Life Indonesia selama bulan Ramadan 2022 tercatat ada lebih dari 1.900 klaim asuransi dalam periode April – Mei 2022. Dan hampir 1.600 klaim dalam periode April – Mei 2021 terkait dengan gastroenteritis dan dyspepsia.
"Pengajuan klaim terkait dua penyakit ini selalu mengalami peningkatan selama bulan Ramadan, di mana pada bulan sebelumnya, yakni Maret 2022 case claim ini hanya mencapai angka 1.116. Sedangkan pada Maret 2021 hanya menyentuh 813 klaim," tambahnya.
Dokter Tubagus pun membagikan tips agar tetap sehat dan bugar selama berpuasa, di antaranya:
1. Menerapkan pola makan sehat
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menetapkan Tumpeng Gizi Seimbang adalah pola makan sehat yang dapat digunakan sebagai panduan konsumsi sehari-hari. Sederhananya, dalam satu piring sajian sekali makan berisi setengah (1/2) piring berisi sayur dan buah dan setengah (1/2) piring sisanya berisi dua per tiga (2/3) makanan pokok dan sepertiga (1/3) lauk-pauk.
Baca Juga: 5 Amalan yang Bisa Dikerjakan untuk Menyambut Bulan Ramadan 2023
Beberapa buah yang mengandung vitamin tinggi dan antioksidan yang bermanfaat meningkatkan kekebalan tubuh antara lain jeruk, papaya, mangga, semangka, kiwi, strawberry, delima, acai berry, dan blueberry.
Sementara, beberapa sayuran yang mengandung vitamin serta dapat meningkatkan kekebalan tubuh antara lain paprika merah, brokoli, bawang putih, cabai, sayur kale, sayur bayam, dan tomat.
2. Mengonsumsi air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi
Tubuh manusia terdiri dari 60 hingga 70 persen air. Cukupi kebutuhan cairan tersebut dengan minum air putih minimal 8 gelas per hari. Selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, terapkan pola minum 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas antara selang waktu setelah berbuka puasa hingga sebelum tidur, serta 2 gelas saat sahur.
3. Mengubah pola tidur
Agar kondisi tubuh tetap bugar selama Ramdan, maka perlu mengubah pola tidur. Durasi ideal untuk tidur bagi orang dewasa berusia 18 – 64 tahun ialah sebanyak 7 – 9 jam per hari. Kurangnya waktu untuk beristirahat dapat membuat tubuh menjadi mudah lesu, bahkan dapat melemahkan imunitas tubuh yang berguna melawan berbagai virus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan