Seseorang yang mengedepankan aktivitas seks ketimbang aktivitas lainnya bisa jadi mengidap gangguan mental.
Pengidapnya akan sangat mungkin mengalami kesulitan untuk bisa mengendalikan pikiran atau tindakan yang berhubungan dengan seks, sehingga ia bertindak kompulsif sesuai dengan hasrat dirinya.
2. Melakukan Seks yang Berbahaya
Ciri lain apabila seseorang mengidap hiperseks akibat trauma, yakni orang tersebut bisa melakukan hubungan seks yang memiliki risiko atau berbahaya.
Seperti misalnya tidak menggunakan kondom pada saat melakukan seks atau memilih pasangan tanpa mengetahui status kesehatannya.
3. Untuk Mengendalikan Orang Lain
Seseorang yang mengidap hiperseks karena trauma di masa lalu bisa melakukan seks sebagai bentuk kendali atas pikirannya, atau bahkan kendali atas tindakan orang lain dan bukan untuk mencapai kenikmatan apapun.
Bahkan, di beberapa kasus, orang hiperseks melakukan seks agar bisa merasa dicintai dan diakui demi bisa memanipulasi pasangannya.
4. Merasa Kecanduan Seks
Baca Juga: Tengil! Mario Dandy Keciduk Ganti Pelat Mobil di Pinggir Jalan
Terdapat perbedaan antara menikmati seks dengan kecanduan seks. Seseorang bisa jadi hanya ingin mendapatkan sensasi yang lain, tetapi tidak menikmati hubungan tersebut.
Kecanduan seks biasanya akan membuat penderitanya merasakan malu, penyesalan dan bahkan rasa trauma.
5. Mati Rasa Secara Emosional
Seseorang dengan trauma karena pelecehan seksual berulang kali belajar untuk disosiasi dari tubuhnya. Hal tersebut menjadikan ia merasa mati rasa secara emosional untuk mengatasi trauma yang berulang.
Tindakan tersebut bisa jadi cara untuk melindungi diri dari perasaan negatif.
6. Ingin Mendapatkan Hubungan Bermakna
Berita Terkait
-
Tengil! Mario Dandy Keciduk Ganti Pelat Mobil di Pinggir Jalan
-
Agnes Gracia Ngaku Sudah Hubungan Sampai 5 Kali Dengan Mario Dandy, Netizen Justru Simpati: Dia Korban!
-
Viral Debat Soal AG Tak Alami Trauma: Padahal Korban Kekerasan Seksual Mario Dandy?
-
Mario Dandy Setubuhi Agnes, Ancaman Lima Tahun Bui Menanti karena Alasan Ini
-
Mario Dandy Menangis? Netizen: Uang Bapaknya Gabisa Bebasin Dia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026