• Penurunan Fungsi Kognitif: Penggunaan zat kimia ganja, khsusunya pada remaja, berakibat pada penurunan fungsi kognitif, termasuk memori, belajar, serta pengambilan keputusan.
• Masalah Kesehatan Mental: Penggunaan liquid ganja bisa memperburuk kondisi kesehatan mental, seperti halnya kecemasan, depresi, dan juga skizofrenia.
• Kerusakan Jantung: Penggunaan ganja bisa meningkatkan risiko terhadap serangan jantung, stroke, dan darah tinggi.
• Kerusakan Janin: Penggunaan vape yang mengandung ganja selama kehamilan sangat membahayakan janin dan menyebabkan cacat saat bayi lahir.
Selain bahaya yang berdampak terhadap kesehatan, liquid ganja juga mempunyai risiko lain, seperti berikut:
• Keracunan: Overdosis karena penggunaan liquid ganja bisa menyebabkan keracunan, dengan gejala seperti mual, muntah, pusing, serta kecemasan.
• Kecelakaan: Penggunaan liquid ganja secara terus-menerut dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengemudi sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Efek Samping liquid Ganja
Mengutip dari laman KlikDokter, cairan atau liquid vape yang mengandung zat terlarang seperti ganja digunakan dengan tujuan untuk mendapatkan sensasi dan efek relaksasi lain dari vaping. Sehingga penggunanya bisa merasakan kebahagiaan dab ketenangan saat menghisab benda tersebut.
Secara umum, kandungan ganja yang terdapat dalam liquid vape akan mempengaruhi kerja otak. Adapun efek samping yang akan dihasilkan antara lain meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, memberikan energi tambahan, serta menenangkan suasana hati pengguna, merangsang nafsu makan, dan meningkatkan aktivitasnha.
Tak sampai di situ, sama seperti narkoba jenis lainnya, penggunaan liquid ganja juga dapat menyebabkan adiksi atau ketergantungan. Sehingga, untuk mendapatkan efek yang sama seperti yang pertama, seseorang harus terus menambahkan dosis tergadap penggunaannya dari waktu ke waktu.
Itulah tadi ulasan tentang apa itu liquid ganja. Setelah memahami bahaya dan efek sampingya, masyarakat dilarang untuk menyalahgunakan rokok elektrik ini.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Firasat Terbukti, Video Lama Billy Syahputra Peringatkan Chandrika Chika untuk Jauhi Narkoba Kini Viral
-
Profil Monica Muller, Aktris yang Ikut Terjerat Narkoba Bareng Chandrika Chika
-
Siapa Ibu Chandrika Chika? Sikapnya saat Anak Ketahuan Pakai Narkoba Jadi Sorotan
-
Biodata Monica Muller, Ikut Diciduk saat Nge-Vape Liquid Ganja Bareng Chandrika Chika
-
Chandrika Chika Telah Setahun Konsumsi Narkoba, Padahal Sebelumnya Rajin Lakukan Olahraga Ini
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli