Suara.com - Memburuknya kesehatan Ruben Onsu hingga sempat dirawat di rumah sakit membuat publik jadi teringat dengan mendiang Olga Syahputra. Keduanya disangka memiliki penyakit yang sama, bahkan ada pula yang sampai mengaitkannya dengan penyakit guna-guna.
Namun dari hasil pemeriksaan media, penyakit yang dialami Ruben Onsu dan Olga Syahputra memang berbeda. Ruben disebut mengidap empty sella sydrome, sementara Olga mengidap meningitis yang menyebabkannya meninggal dunia pada 2015 silam.
Penyakit empty sella syndrome (ESS) sendiri merupakan kondisi penumpukan cairan tulang belakang yang menekan kelenjar pituitari yang berfungsi menghasilkan hormon untuk mengendalikan banyak proses dan fungsi organ tubuh.
Sedangkan meningitis merupakan penyakit peradangan lapisan pelindung otak dan saraf tulang belakang.
Gejala sakit yang dialami Ruben dan Olga semasa hidupnya juga berbeda. Berikut rangkumannya.
Gejala Sakit Olga Syahputra
Olga Syahputra diketahui sakit sejak tahun 2013. Kondisi kesehatannya sering kali turun hingga harus absen dalam berbagai acara televisi. Pada Agustus 2013 pertama kali diungkapkan kalau Olga sempat drop karena di lehernya terdapat benjolan yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
Sempat membaik, namun benjolan itu muncul kembali sehingga membuat Olga harus berobat ke Singapura. Kala itu Olga menyebut penyakitnya sangat mengerikan. Lantaran badannya terasa panas dan gemetar.
Kemudian April 2014, Olga divonis mengidap meningitis oleh dokter di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta. Dokter menduga penyakit tersebut disebabkan karena Olga yang terlalu banyak bekerja dan tidak menjaga pola makan. Sejak itu, Olga makin intensif jalani pengobatan hingga bolak-balik ke Singapura. Hingga Olga meninggal di rumah sakit di Singapura pada Maret 2015.
Baca Juga: Makan Bersama Keluarga di Kampung Halaman, Ekspresi Betrand Peto Jadi Sorotan: Lebih Bahagia
Gejala Sakit Ruben Onsu
Ruben Onsu pertama kali divonis mengidap penyakit Empty Sella Syndrome pada 2022 lalu. Suami Sarwendah itu pernah mengatakan kalau penyakit itu membuatnya tidak kuat berada di ruangan dingin serta menganggu penglihatan. Saat podcast bersama Irfan Hakim pada Juli 2022 lalu, Ruben mengaku kalau dirinya sering merasa kedinginan setiap kali ada briefing sebelum syuting di televisi.
Saat sedang syuting bersama, Irfan Hakim menceritakan kondisi Ruben yang sampai harus memakai selimut agar tidak kedinginan.
"Orang gak ada yang tahu ketika di atas panggung Ruben pegang tangan Jirayut mau jatuh. Tiba-tiba dia badan mulai kaku, di backstage mulai gak enak, tapi begitu kamera on langsung 'iya' (semangat)," ungkap Irfan Hakim, dikutip dari kanal YouTube MOP Chanel.
Setiap kali istirahat syuting, Irfan juga melihat kalau Ruben diberi macam-macam obat oleh asistennya, mulai dari obat minum hingga obat tetes mata. Sesuai dengan penuturan Ruben bahwa penyakit empty sella syndrome memang bisa menganggu penglihatan, meski biasanya hanya terjadi pada beberapa kasus.
Meski telah 2 tahun berlalu, Ruben Onsu belum sepenuhnya sembuh dari penyakit tersebut. Dia pernah mengungkapkan kalau masih rutin berobat ke Singapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?