• Kelembutan
• Gatal
• Ruam
• Benjolan yang menonjol di dalam maupum di bawah kulit
• Infeksi
• Reaksi alergi
• Luka di sekitar area suntikan
Adapun reaksi alergi parah (syok anafilaksis) juga dapat terjadi akibat pemakaian filler. Kondisi tersebut membutuhkan bantuan medis darurat lantaram berakibat fatal.
Selain timbul alergi, cairan filler juga dapat berpindah dari tempat asalnya. Yang paling membahayakan, cairan ini rawan l bocor atau pecah di dalam.
Baca Juga: Ini Sosok Artis yang Jadi Korban Filler Payudara, Begini Nasibnya Sekarang
Adapun salah satu efek yang paling fatal yaitu masuknya filler ke dalam pembuluh darah. Hal tersebut dapat menyumbat aliran pembuluh darah sehingga suplai darah ke berbagai jaringan tubuh akan terganggu.
Komplikasi yang dihasilkan dapat berdampak serius hingga permanen. Sebagian diantaranya nekrosis (kematian jaringan), kelainan penglihatan hingga kebutaan, serta stroke.
Nah, itu tadi penjelasan tentang filler payudara apakah berbahaya. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Ini Sosok Artis yang Jadi Korban Filler Payudara, Begini Nasibnya Sekarang
-
Happy Asmara Ngaku Mau Filler Wajah di Depan Gilga Sahid, Auto Diwanti-wanti
-
Apa Itu Filler Vagina? Disebut Seksolog Bisa Atasi Masalah Kekeringan pada Miss V
-
Solusi Bokong Kencang Tanpa Operasi, Filler Bokong Bisa Jadi Pilihan?
-
Bantah Filler Bibir, Jawaban Aurel Hermansyah Tuai Perdebatan: Jelas Beda dari yang Dulu
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?