Suara.com - Liburan sekolah adalah momen yang dinanti-nanti oleh setiap keluarga. Menghabiskan waktu bersama dengan bermain di rumah atau jalan-jalan ke tempat wisata menjadi kegiatan yang menyenangkan.
Namun, di balik keceriaan ini, orang tua harus tetap memperhatikan pola makan bergizi dan seimbang bagi anak-anak. Pasalnya, saat liburan, anak-anak cenderung tergoda untuk mengonsumsi fast food alias makanan cepat saji yang tinggi lemak, garam, dan gula, yang dapat meningkatkan risiko masalah pencernaan seperti diare, sembelit, mual, dan sakit perut.
dr. Sem Samuel Surja, M. Biomed, dari Klinik Solace Medika dan FKIK Unika Atma Jaya, Jakarta, menjelaskan, jika pola makan tak dijaga selama liburan sekolah, maka risiko anak mengalami masalah kesehatan meningkat.
"Perlu diingat bahwa kelelahan saat bermain dapat menurunkan daya tahan tubuh anak. Akibatnya, mereka menjadi lebih rentan terhadap virus dan bakteri di sekitar. Orang tua perlu memperhatikan aspek kesehatan anak secara menyeluruh, terutama pola makan bergizi dan seimbang, untuk menjaga daya tahan tubuh mereka. Selain flu dan batuk, penyakit gangguan pencernaan seperti diare juga kerap menyerang anak saat liburan sekolah," tuturnya dr Sem Samuel dalam keterangan yang diterima Suara.com.
Membangun kebiasaan makan bergizi seimbang dengan banyak mengonsumsi serat dari buah dan sayur, serta menambahkan vitamin anak, merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit pencernaan pada anak-anak. Selain itu, penting untuk memastikan anak-anak minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
“Saat berwisata, usahakan membawa bekal yang bergizi dari rumah untuk menjaga kebersihan, selain itu berikan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Namun jika anak sudah menunjukkan gejala gangguan pencernaan seperti demam, muntah atau sakit perut, segera bawa ke dokter agar mendapatkan penanganan dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius,” tambah dr. Sem Samuel Surja, M. Biomed.
Apotek Wellings menyadari pentingnya menjaga kesehatan anak, terutama saat memasuki masa liburan sekolah. Apotek ini secara proaktif membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dan vitamin khusus anak untuk mendukung kesehatan mereka. Dilayani dengan apoteker yang selalu siaga di semua outlet, orang tua dapat berkonsultasi untuk memilih obat atau vitamin yang tepat sesuai kebutuhan anak, serta mendapatkan informasi mengenai penggunaan obat dan efek sampingnya.
“Apotek Wellings berkomitmen untuk menyediakan produk-produk kesehatan seperti vitamin, suplemen, atau obat-obatan terlengkap untuk berbagai usia, salah satunya anak-anak. Melalui apoteker yang selalu siaga di setiap outlet, kami berharap dapat memberikan edukasi untuk membantu para orang tua dalam menjaga kesehatan anak-anak mereka selama masa liburan sekolah," tutur Andy Handoko, Head of Business Unit Wellings Indonesia.
Baca Juga: LBH Padang Beberkan Kejanggalan dalam Kasus Kematian Afif Maulana
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak