Ilustrasi Penanganan Luka - P3K Luka Bakar (Freepik)
Penanganan pertama pada luka bakar sedang, hampir sama dengan luka bakar ringan. Langkah penanganan yaitu:
- Kompres luka bakar selama kurang lebih 15 menit.
- Bila luka sudah lepuh, hindari memecahkan luka lantaran berisiko menyebabkan infeksi.
- Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika terdapat luka lepuh yang disertai dengan tanda infeksi berupa bengkak, merah, bernanah, dan rasa sakit yang bertambah parah.
3. P3K Luka Bakar Berat (Derajat 3)
Penderita luka bakar berat sebaiknya segera dilarikan ke unit gawat darurat (UGD) sehingga bisa mendapatkan penanganan langsung oleh dokter. Akan tetapi, selama menunggu ambulans atau petugas medis yang datang, terdapat langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk menolong korban, yakni:
- Jauhkan korban dari sumber kebakaran maupun area yang berdekatan dengan api dan asap.
- Pastikan bila korban bisa bernapas dengan cara melihat gerakan naik dan turun di bagian dada atau hembusan napas dari hidung korban.
- Lepaskan aksesoris, perhiasan, ikat pinggang atau lainnya yang digunakan korban di sekitar area tubuh yang terbakar.
- Baringkan korban di sebuah tempat yang datar dengan kaki terangkat setidaknya setinggi 40 cm.
- Gunakan selimut yang tipis atau mantel untuk menutupi tubuh korban.
- Jangan oleskan obat atau salep pada area yang terbakar tanpa anjuran dari paramedia. Hindari juga menempelkan es batu karena membahayakan jaringan kulit yang terbakar.
- Hindari memberikan air dingin di area luka bakar yang luas untuk mencegah hipotermia. Hal ini juga sangat penting dilakukan untuk mencegah tekanan darah dan aliran darah menurun secara drastis.
Demikian tadi P3K luka bakar yang tepat sesuai dengan tingkat luka yang dialami. Dengan mengetahui informasi tersebut setidaknya kita bisa melakukan penanganan luka bakar yang tepat agar tidak semakin parah.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak