Suara.com - Benjolan kecil yang muncul pada lidah, sering dikenal sebagai kutil lidah. Hal itu dapat menjadi tanda dari infeksi virus yang disebut human papillomavirus (HPV) oral.
Menurut laporan Well and Good, HPV oral ini biasanya menyebar melalui kontak intim seperti seks oral atau ciuman, dan berpotensi menyebabkan kutil pada lidah dan bagian mulut lainnya.
Joshua Zeichner, MD, seorang profesor dermatologi dan Direktur Riset Kosmetik & Klinis di Rumah Sakit Mount Sinai, New York, menjelaskan bahwa kutil ini berkembang akibat kontak langsung dengan virus.
"Kutil berkembang sebagai akibat kontak langsung dengan virus, jadi ketika berkembang di mulut, biasanya melalui kontak intim seperti berciuman," jelasnya, dikutip Senin (2/9/2024).
HPV oral tidak selalu menunjukkan gejala, tetapi mereka yang terinfeksi mungkin menemukan kutil pada lidah, bibir, atau bagian dalam mulut.
Meski sebagian besar kasus HPV oral sembuh dengan sendirinya dalam beberapa tahun, sekitar 9 dari 10 kasus, menurut CDC, virus ini tetap dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius.
Salah satu risiko yang paling signifikan adalah kanker orofaring, yang berkembang di bagian belakang tenggorokan. Selain itu, jenis HPV lainnya dapat menyebabkan kanker serviks, vagina, penis, anus, atau vulva.
Tidak seperti kutil lidah yang disebabkan oleh HPV oral, sariawan sedikit berbeda dan tidak menular karena tidak disebabkan oleh virus.
Lesi ini sering kali terkait dengan stres, merokok, kekurangan gizi, atau cedera pada area mulut, dan biasanya akan hilang dalam satu atau dua minggu menurut Mayo Clinic.
Namun, jika Anda mengalami kutil pada lidah yang tidak kunjung hilang, membesar, atau semakin nyeri, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Selain itu, hindari seks oral jika ada luka terbuka atau luka di mulut, dan bagi yang berusia 26 hingga 45 tahun, pertimbangkan untuk mendapatkan vaksin HPV sebagai langkah pencegahan tambahan. (antara)
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya