Suara.com - Indonesia kaya akan tumbuhan tradisional yang dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan. Salah satu yang kini menjadi sorotan adalah akar bajakah, tanaman asli Kalimantan yang telah lama digunakan oleh suku Dayak sebagai obat tradisional, terutama dalam pengobatan kanker.
Tanaman ini memiliki potensi besar sebagai sumber pengobatan alami dan kini mulai menarik perhatian banyak peneliti dan praktisi kesehatan.
Akar bajakah semakin terkenal setelah tiga siswa dari SMAN 2 Palangkaraya membuktikan keampuhannya melalui penelitian ilmiah.
Mereka memenangkan kompetisi Life Science International di Seoul, Korea Selatan, setelah menunjukkan bahwa Spatholobus Littoralis Hassk—yang lebih dikenal sebagai bajakah—memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi serta senyawa aktif yang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan.
Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa akar bajakah mampu membantu melawan sel kanker dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, bajakah juga dipercaya bisa digunakan untuk pencegahan penyakit kronis, berkat kemampuannya dalam melawan radikal bebas.
Meskipun manfaatnya sangat menjanjikan, pengolahan akar bajakah yang benar dan aman membutuhkan teknik khusus, sehingga tidak mudah dilakukan oleh masyarakat umum.
Untuk memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan khasiat akar bajakah, hadir Madu Bajakah Borneo. Produk ini dirancang untuk memadukan keunggulan madu alami dengan ekstrak akar bajakah, menghasilkan kombinasi yang kuat dalam mendukung kesehatan.
Madu Bajakah Borneo memberikan solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati manfaat dari akar bajakah tanpa harus melalui proses pengolahan yang rumit.
Menurut Mochamad Farhan, distributor resmi Madu Bajakah Borneo, keberadaan produk ini telah menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati manfaat kesehatan dari akar bajakah Kalimantan dengan rasa yang lebih bisa diterima.
"Dengan dipadukan madu asli, rasanya tidak pahit dan bisa dinikmati baik dewasa maupun anak-anak,” jelasnya.
Farhan juga menyebutkan bahwa ia telah mendapatkan banyak testimoni positif dari para pelanggannya yang merasakan langsung manfaat produk ini.
“Sebagai distributor resmi, saya berharap Madu Bajakah Borneo bisa banyak membantu masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau,” tambahnya.
Madu ini diracik oleh pakar herbal yang telah berpengalaman, menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi. Proses produksinya dilakukan dengan sangat hati-hati untuk memastikan semua manfaat dari akar bajakah tetap terjaga.
Produk ini juga telah diuji klinis dan disertifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga menjamin keamanan serta kualitasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia