Suara.com - Luka bakar adalah salah satu cedera yang sering dialami oleh banyak orang, baik di rumah maupun di tempat kerja. Selain menimbulkan rasa sakit yang hebat, luka bakar juga dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Ada berbagai pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami yang bisa kamu coba di rumah. Artikel yang dikutip dari website pafihulusungaitengahkab.org ini akan membahas tujuh metode alami yang efektif dalam mengobati luka bakar.
1. Lidah Buaya
Lidah buaya telah lama dikenal sebagai tanaman obat yang memiliki banyak manfaat, termasuk dalam pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami. Gel yang terdapat di dalam daun lidah buaya mengandung zat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat mempercepat proses penyembuhan kulit. Selain itu, lidah buaya juga membantu mengurangi rasa sakit dan mencegah infeksi pada luka bakar.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology, aplikasi lidah buaya secara topikal dapat meningkatkan regenerasi jaringan kulit dan mengurangi waktu penyembuhan luka bakar. Kamu hanya perlu memotong daun lidah buaya, mengambil gelnya, dan mengoleskannya langsung pada area yang terbakar. Lakukan ini beberapa kali sehari untuk hasil yang optimal.
2. Madu
Madu adalah salah satu pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami yang paling populer dan mudah ditemukan. Madu memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang membantu mencegah infeksi dan mengurangi peradangan pada luka bakar. Selain itu, madu juga dapat menjaga kelembapan kulit, sehingga mempercepat proses penyembuhan.
Studi dari Wounds International menunjukkan bahwa penggunaan madu pada luka bakar dapat mengurangi waktu penyembuhan dan meningkatkan kualitas jaringan kulit yang terbentuk. Untuk menggunakan madu, oleskan lapisan tipis madu pada luka bakar dan tutupi dengan perban bersih. Ganti perban dan oleskan madu setiap hari hingga luka sembuh sepenuhnya.
3. Minyak Kelapa
Minyak kelapa adalah pilihan lain dalam pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami. Minyak ini kaya akan asam lemak yang membantu menjaga kelembapan kulit dan mempercepat regenerasi sel. Selain itu, minyak kelapa juga memiliki sifat antibakteri yang dapat mencegah infeksi pada luka bakar.
Penggunaan minyak kelapa pada luka bakar dapat dilakukan dengan cara mengoleskannya secara merata pada area yang terbakar beberapa kali sehari. Pastikan kulit dalam keadaan bersih sebelum mengaplikasikan minyak kelapa untuk hasil yang lebih baik. Minyak kelapa juga aman digunakan pada semua jenis kulit dan tidak menyebabkan iritasi.
4. Teh Chamomile
Teh chamomile dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu dalam pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami. Infus chamomile dapat digunakan sebagai kompres pada luka bakar untuk mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan.
Baca Juga: 5 Pengobatan untuk Radang Usus dengan Obat Alami yang Terbukti Ampuh
Untuk membuat kompres chamomile, seduh beberapa kantong teh chamomile dalam air panas dan biarkan dingin. Setelah itu, rendam kain bersih dalam infus chamomile dan tempelkan pada area yang terbakar selama 15-20 menit. Lakukan ini beberapa kali sehari untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
5. Cuka Apel
Cuka apel adalah salah satu pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami yang dapat membantu menenangkan kulit yang terbakar dan mencegah infeksi. Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dapat mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka bakar.
Untuk menggunakan cuka apel, campurkan satu bagian cuka apel dengan satu bagian air bersih. Gunakan kapas atau kain bersih untuk mengoleskan campuran ini pada luka bakar. Hindari penggunaan cuka apel pada luka bakar yang parah atau terbuka, dan konsultasikan dengan tenaga medis jika diperlukan.
6. Bawang Putih
Bawang putih adalah bahan alami lain yang efektif dalam pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami. Bawang putih mengandung allicin, senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Selain itu, bawang putih juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka bakar dan mencegah infeksi.
Untuk menggunakan bawang putih, hancurkan beberapa siung bawang putih dan campurkan dengan sedikit minyak zaitun hingga membentuk pasta. Oleskan pasta ini pada luka bakar dan biarkan selama 15-20 menit sebelum dibilas dengan air bersih. Lakukan ini dua kali sehari untuk hasil yang maksimal.
7. Kunyit
Kunyit adalah salah satu pengobatan untuk luka bakar dengan obat alami yang memiliki banyak manfaat. Kunyit mengandung kurkumin, senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mencegah infeksi pada luka bakar. Selain itu, kunyit juga dapat mempercepat regenerasi sel kulit.
Berita Terkait
-
5 Pengobatan untuk Radang Usus dengan Obat Alami yang Terbukti Ampuh
-
7 Obat Alami Efektif untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
-
Klinik Diabetes Terpadu: Inovasi Pelayanan Holistik untuk Pasien Diabetes di Indonesia
-
Waspada! Penyintas Demam Berdarah Berisiko Alami Komplikasi Jantung, Ini Faktanya
-
Let's Share Healthcare: Berbagi Kasih Atasi Sumbing dan Luka Bakar pada Anak
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil