Suara.com - Terapi bekam sudah dikenal luas sebagai salah satu metode pengobatan tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Meskipun populer sejak zaman dahulu, metode ini kembali diminati dalam beberapa tahun terakhir, berkat manfaat kesehatan yang telah terbukti secara ilmiah.
Jika kamu tertarik untuk mencoba terapi bekam, artikel yang disadur dari pafitanotoraja.org ini akan menjelaskan apa itu terapi bekam dan mengungkapkan manfaat utamanya berdasarkan penelitian yang ada di Indonesia.
Apa itu Terapi Bekam?
Terapi bekam adalah teknik pengobatan tradisional yang melibatkan penggunaan cawan atau wadah kecil yang dipanaskan atau disedotkan ke kulit untuk menciptakan tekanan negatif. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah, meredakan ketegangan otot, dan mendetoksifikasi tubuh.
Dalam praktiknya, terapi ini dapat dilakukan dengan metode basah (dengan menorehkan sedikit kulit untuk mengeluarkan darah kotor) atau metode kering (hanya menggunakan tekanan untuk merangsang aliran darah).
1. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Salah satu manfaat utama terapi bekam adalah meningkatkan sirkulasi darah. Penelitian yang dilakukan di Indonesia, seperti yang diterbitkan dalam Jurnal Akupunktur dan Terapi Bekam, menunjukkan bahwa terapi bekam dapat meningkatkan aliran darah di area tubuh yang diobati.
Dengan sirkulasi darah yang lancar, oksigen dan nutrisi dapat lebih mudah sampai ke jaringan tubuh, yang pada gilirannya mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi rasa sakit. Bagi kamu yang sering merasa pegal dan lelah, terapi ini bisa menjadi solusi untuk meredakan ketegangan otot yang disebabkan oleh peredaran darah yang kurang lancar.
2. Membantu Mengatasi Nyeri dan Peradangan
Baca Juga: Kenali Penyebab Angin Duduk, IDI Enarotali Berikan Informasi Pengobatan yang Tepat
Sakit punggung, nyeri otot, dan peradangan adalah keluhan umum yang dapat ditangani dengan terapi bekam. Berdasarkan penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, terapi bekam terbukti efektif dalam meredakan nyeri akut dan kronis.
Proses terapi ini merangsang titik-titik tertentu di tubuh yang berfungsi untuk mengurangi peradangan dan memberikan efek analgesik. Dengan terapi bekam, kamu bisa merasakan rasa lega pada bagian tubuh yang sering mengalami nyeri tanpa harus bergantung pada obat-obatan kimia.
3. Detoksifikasi Tubuh
Banyak orang menganggap terapi bekam sebagai cara untuk mendetoksifikasi tubuh dari racun yang menumpuk. Saat cawan bekam diterapkan, ia dapat menarik darah dan cairan tubuh lainnya yang dianggap mengandung racun atau "darah kotor".
Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Kedokteran Tradisional di Indonesia mengungkapkan bahwa terapi bekam dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan zat-zat berbahaya yang dapat menurunkan kualitas kesehatan. Ini membantu tubuh agar lebih optimal dalam melawan infeksi dan penyakit, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
4. Membantu Mengatasi Masalah Kulit
Berita Terkait
-
Kenali Penyebab Anemia, IDI Lombok Timur Bagikan Informasi Pengobatan
-
Kenali Bahaya Penyakit Batu Ginjal, IDI Lombok Tengah Bagikan Informasi Pengobatan
-
Kenali Penyebab Alergi Makanan, IDI Lombok Barat Berikan Solusi Pengobatan
-
Daftar Minuman yang Bisa Bantu Cegah Munculnya Batu Ginjal
-
9 Tips agar Tak Malas Bangun Pagi
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak