Berikut beberapa cara mengobati cacingan pada orang dewasa.
1. Mengonsumsi Obat Cacing Secara Teratur
Berdasarkan rekomendasi WHO dan Kementerian Kesehatan, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi obat cacing setiap 6 bulan sekali. Obat cacing seperti albendazole dan mebendazole efektif membunuh berbagai jenis cacing di dalam tubuh. Penggunaan obat ini terbukti mengurangi angka infeksi cacing di Indonesia.
2. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan
Cacing dapat berkembang biak di lingkungan yang kotor. Mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet adalah langkah penting dalam mencegah cacingan. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan kuku dan pakaian.
3. Mengonsumsi Makanan yang Telah Dimasak dengan Sempurna
Cacing sering ditemukan pada daging atau sayuran mentah yang tidak dicuci bersih. Pastikan makanan dimasak hingga matang untuk membunuh telur cacing yang mungkin terdapat di dalamnya.
4. Menghindari Kebiasaan Berkaki Telanjang
Tanah yang terkontaminasi cacing tambang bisa menjadi sumber infeksi. Menggunakan alas kaki saat berada di luar ruangan membantu mencegah masuknya larva cacing ke dalam tubuh melalui kulit.
Baca Juga: 5 Tips Membangun Kebiasaan Baik untuk Produktivitas Sehari-hari
5. Minum Air Bersih dan Terjamin Kebersihannya
Infeksi cacing sering kali berasal dari air yang tidak steril. Pastikan Kamu hanya mengonsumsi air yang telah dimasak atau menggunakan air kemasan yang terjamin kebersihannya.
6. Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat
Serat membantu melancarkan pencernaan dan mempercepat pengeluaran cacing dari tubuh. Buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian adalah pilihan terbaik untuk meningkatkan asupan serat.
7. Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala
Pemeriksaan feses di laboratorium sebagaimana dikutip Halo Papua, dapat mendeteksi adanya telur cacing di dalam tubuh. Melakukan pemeriksaan rutin membantu Kamu mengetahui apakah ada infeksi cacing dan segera mendapatkan pengobatan.
Berita Terkait
-
7 Pengobatan Alami Terbukti Efektif untuk Menjaga Kesehatan Jantungmu
-
Misteri di Balik Sakit Pinggul dan Solusi yang Belum Banyak Diketahui!
-
Catat! Lansia Butuh Hal Ini Untuk Mempertahankan Kualitas Hidup
-
Mengenal Pompa LVAD, Prosedur Khusus Untuk Membantu Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Gagal Jantung
-
Pasien Kanker Sering Merasakan Nyeri, Bagaimana Cara Mengendalikannya?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!