Suara.com - Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi yang dapat menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil, nyeri di perut bagian bawah, menggigil, demam, hingga kelelahan.
Meski kondisi ini lebih sering menyerang perempuan, pria juga berisiko mengalaminya, terutama akibat faktor-faktor tertentu.
Menurut Konsultan Urologi dari Asian Institute of Nephrology and Urology Hyderabad, India, Gopal Ramdas Tak, infeksi saluran kemih pada pria dapat memengaruhi berbagai bagian sistem kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.
Ia menjelaskan bahwa pada pria, kondisi ini sering dikaitkan dengan komplikasi seperti masalah prostat, batu ginjal, atau aktivitas seksual.
“Infeksi saluran kemih dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta mengelola stres,” ungkapnya di Hindustan Times, dikutip dari Antara, Kamis (23/1/2025).
Berikut adalah beberapa faktor yang meningkatkan risiko infeksi saluran kemih pada pria menurut Dr. Gopal Ramdas Tak:
Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Pria
- Hidrasi yang buruk
Kurangnya asupan cairan dapat membuat urine menjadi lebih pekat, sehingga memicu iritasi pada kandung kemih dan memudahkan bakteri berkembang biak.
- Tingkat stres tinggi
Stres yang berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi, termasuk infeksi saluran kemih.
- Keseimbangan kerja dan hidup yang buruk
Pria dengan pekerjaan bertekanan tinggi sering kali mengabaikan kesehatan. Kebiasaan makan yang buruk, kurang tidur, dan sistem kekebalan tubuh yang melemah meningkatkan risiko infeksi.
- Kesadaran higiene rendah
Kurangnya perhatian pada kebersihan area genital atau kebiasaan menahan kencing dalam waktu lama dapat menjadi penyebab utama infeksi saluran kemih.
Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada Pria
Gopal Ramdas Tak merekomendasikan para pria untuk lebih memperhatikan kesehatan mereka, termasuk mengenali tanda-tanda awal infeksi saluran kemih dan segera mencari bantuan medis.
Pencegahan yang efektif mencakup:
- Tetap menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup setiap hari.
- Mengelola stres untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap optimal.
- Menjaga kebersihan tubuh, terutama area genital.
- Tidak menahan keinginan untuk buang air kecil terlalu lama.
Dengan penerapan gaya hidup sehat dan perhatian terhadap tanda-tanda awal, risiko infeksi saluran kemih pada pria dapat diminimalkan. (antara)
Berita Terkait
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih
-
Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7 usai Menikah, Apa Itu?
-
7 Gejala Infeksi Saluran Kemih Ancam Pria Usia 40-an, Waspada!
-
Awas! Nyeri Pinggang Hebat Bisa Jadi Batu Saluran Kemih, Ini Gejalanya Menurut dr. Diki
-
Batu Saluran Kemih Bisa Sebabkan Gagal Ginjal! Ini Solusi Pengobatan Minimal Invasif Terbaru
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga