Banyak makanan dan minuman mengandung gula tambahan, meskipun sering kali tidak terlihat jelas. Anda dapat mengenali produk dengan kandungan gula tinggi melalui label nutrisi pada kemasan, yang biasanya mencantumkan gula dalam satuan gram. Selain itu, perhatikan istilah lain untuk gula, seperti sirup jagung, fruktosa, sukrosa, maltosa, atau madu.
Produk olahan seperti saus, roti, yogurt, dan sereal sering kali mengandung gula tambahan tersembunyi. Minuman ringan, jus buah kemasan, dan minuman energi juga merupakan sumber gula tambahan yang signifikan. Meski beberapa produk mencantumkan klaim "tanpa gula tambahan", hal ini tidak selalu berarti bebas gula, karena bisa saja mengandung pemanis alami atau buatan.
Sebagai salah satu negara dengan konsumsi gula tertinggi di Asia Tenggara, Indonesia perlu mengambil langkah nyata untuk mengubah pola konsumsi masyarakat. Menyadari hal ini, Susu Mbok Darmi menghadirkan produk inovatif yang mengutamakan kesehatan tanpa mengorbankan rasa.
Melalui kampanye bertajuk "Jadi Lebih Baik", Susu Mbok Darmi berkomitmen mendukung gaya hidup sehat dengan menawarkan produk susu berkualitas tinggi yang level manisnya terkontrol. Kampanye ini bertujuan menginspirasi masyarakat untuk memulai kebiasaan positif yang mendukung kesehatan tubuh sekaligus meningkatkan produktivitas sehari-hari.
"Kami percaya bahwa ‘Jadi Lebih Baik’ bisa dimulai dari memilih asupan yang bermanfaat bagi tubuh, salah satunya adalah susu," ujar Dhony Pratama, CEO Susu Mbok Darmi dalam keterangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar