Health / Konsultasi
Senin, 03 Maret 2025 | 08:15 WIB
ilustrasi mulut dan gigi (Pexels/Arvind Philomin)

Gangguan tidur akibat stres dapat memperburuk bruxism atau kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur. Kurang tidur juga dapat menghambat proses pemulihan jaringan mulut, membuat gusi lebih mudah teriritasi dan rentan terhadap infeksi.

6. Hormon Stres dan Kesehatan Mulut

Meningkatnya kadar hormon stres seperti kortisol dapat melemahkan kepadatan tulang rahang, meningkatkan risiko kehilangan gigi. Selain itu, kebiasaan buruk seperti menggigit kuku, mengunyah pulpen, atau menggunakan gigi untuk membuka kemasan dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigi.

Cara Mencegah Dampak Stres pada Kesehatan Gigi

Dr. Prafull Sabadra menyarankan beberapa langkah untuk menjaga kesehatan gigi di tengah stres:

- Berlatih teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau mindfulness untuk mengelola stres.
- Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan pasta gigi berfluorida.
- Menghindari makanan tinggi gula dan asam yang bisa merusak gigi.
- Tetap terhidrasi untuk mengatasi mulut kering.
- Berkonsultasi ke dokter gigi secara rutin untuk pemeriksaan dan perawatan gigi serta gusi.

Load More