Suara.com - Setiap anak memiliki bakat dan keunikannya masing-masing. Meski demikian, beberapa anak memang terlahir dengan kecerdasan di atas rata-rata anak seusianya.
Untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak Anda, Anda harus mengenali ciri-ciri anak cerdas yang jarang diketahui orang tua berikut ini.
Untuk mengidentifikasi tingkat kecerdasan anak, biasanya diperlukan sebuah tes khusus. Tes tersebut biasanya melibatkan berbagai tugas yang dirancang untuk menilai kemampuan penalaran sang anak.
Anak yang masuk kategori cerdas biasanya mempunyai disiplin dan tanggung jawab yang tinggi. Selain itu, ada ciri-ciri anak cerdas yang mungkin tidak diketahui orang tua pada umumnya.
Misalnya, kemampuanya daya ingat dan imajinasi yang lebih tinggi. Anak cerdas juga dibekali dengan daya imajinasi yang tinggi dan lebih aktif dibanding anak seusianya.
Hal inilah yang kemudian jadi jadi alasan mengapa anak yang mempunyai kecerdasan tinggi kerap berperilaku menentang karena mereka akan mempertanyakan peraturan, merasa frustrasi, hingga kekurangan kesempatan belajar.
Lantas apa saja ciri-ciri anak cerdas yang mungkin sangat jarang diketahui oleh orang tua? Simak tanda-tandanya berikut ini.
Ciri-Ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua
Terdapat beberapa ciri-ciri anak cerdas yang jarang diektahui orang tua, beberapa di antaranya yaitu:
1. Punya Rasa Ingin Tahu yang Tinggi
Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua, Tak Hanya soal Angka dan Nilai
Anak-anak dengan kecerdasan tinggi selalu ingin tahu berbagai hal yang membuat mereka penasaran. Ia akan sering mempertanyakan secara detail sebagai ekspresi rasa ingin tahunya.
2. Suka Membaca
Anak-anak cerdas suka belajar membaca dengan cepat. Hal tersebut bisa terjadi lebih awal dibandingkan degan anak-anak lain di usia yang sama.
Mereka akan merasa sangat menikmati membaca untuk mendapatkan makna dan kesenangan. Jadi jika buah hati Anda sudah memiliki daftar bacaan khusus, itu mungkin bisa menjadi tanda ia adalah anak cerdas.
3. Punya Kemampuan Berpikir yang Cepat dan Tepat
Selanjutnya, anak pintar mempunyai kemampuan berpikir yang cepat dan tepat. Ia akan tampak sangat praktis dalam mengetahui sesuatu dan meresponnya dengan baik.
Seiring beranjaknya usia, si Kecil juga akan dengan mudah menguasai suatu pelajaran.
4. Kreatif dan imajinatif
Anak pandai cenderung memiliki tingkat kreatifitas tinggi ketika bermain, baik itu dengan menciptakan permainan sendiri, menganalisa suatu kejadian, memberi nama pada benda mati, maupun membuat skenario cerita yang rumit dalam suatu permainan imajinasi.
Ini menandakan bentuk kecerdasan naratif serta visual-spasial yang kerap tidak disadari oleh para orang tua.
5. Tidak Bisa Diam
Ciri-ciri anak cerdas biasanya tidak bisa diam atau sangat aktif dalam berbagai hal. Mereka bisanya akan menyukai aktivitas yang menantang dan selalu ingin mencari kegiatan daripada hanya berdiam diri.
Berbeda dengan anak hiperaktif, anak yang memiliki kecerdasan tinggi cenderung sabar dan fokus pada apa yang akan dilakukannya. Mereka juga aktif dalam berargumen serta menceritakan apa saja yang dialaminya.
6. Mudah bergaul
Anak-anak yang cerdas umumnya akan lebih suka bermain dengan anak yang lebih besar darinya. Bukan tanpa alasan, hal tersebut lantaran anak akan merasa mereka ada di tingkat yang sama dengan anak-anak di usia tersebut.
7. Bisa Mengekspresikan Emosi dengan Jelas
Anak-anak cenderung mengekspresikan emosinya dengan menangis atau tertawa. Namun, anak dengan tingkat kecerdasan tinggi mampu mengekspresikan emosi serta perasaannya dengan kata-kata yang jelas.
Tak hanya itu, mereka juga mampu menemukan lebih banyak cara untuk mengekspresikan diri dengan lebih akurat dan terarah.
8. Kemampuan Fokus yang Baik
Ciri-ciri anak cerdas yang jarang diektahui orang tua berikutnya, anak-anak akan memiliki rentang perhatian yang pendek dan mudah terdistraksi oleh lingkungan sekitarnya.
Saat menginjak usia 1 tahun, mereka biasnaya hanya akan berfokus pada tugas tertentu selama 10 sampai 15 menit saja. Namun, berbeda dengan anak yang memiliki kecerdasan tinggi ia bisa fokus untuk waktu yang lama.
9. Lebih sensitif
Anak-anak yang cerdas memiliki sifat lebih sensitif secara emosional daripada anak-anak dengan kecerdasan rata-rata. Mereka cenderung akan memikirkan diri mereka sendiri lalu kemudian orang lain.
10. Menunjukkan bakat kepemimpinan
Banyak anak dengan tingkat kecerdasan tinggi bisa menjadi pemimpin lantaran mereka mempunyai kedewasaan dan kemampuan organisasi yang alami.
Bahkan anak-anak berbakat biasanya dapat mengambil kendali untuk menemukan atau mencari solusi yang paling efektif.
Itulah tadi ciri-ciri anak cerdas yang jarang diektahui orang tua. Bisa jadi anak Anda memiliki beberapa ciri di atas.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?