Suara.com - Blackmores, produsen suplemen terkemuka asal Australia, digugat karena produk-produknya dituding mengandung bahan yang menyebabkan konsumen keracunan yang berujung pada migren hingga masalah saraf.
Beberapa produk Blackmores, yang juga populer di Indonesia, disebut mengandung kadar vitamin B6 di atas rata-rata sehingga menyebabkan para konsumen mengalami gatal-gatal, migren, kerusakan saraf hingga gejala neurologis lainnya.
Vitamin B6 sendiri lazim temukan pada daging dan tanaman. Ia - pada kadar yang tepat - bisa membantu proses metabolisme dalam tubuh.
Menurut para ahli, vitamin B6 jika dikonsumsi dalam dosis berlebih dan dalam jangka waktu lama memang akan menyebabkan masalah kesehatan. Tetapi belum ada kesepakatan di antara para ilmuwan, berapa ambang batas dosis B6 sebelum disebut berlebihan.
Firma hukum Polaris yang berbasis di Melbourne, Australia sejak Mei lalu telah mengumumkan akan mengajukan gugatan class action terhadap Blackmores. Mereka mengundang konsumen yang merasa dirugikan untuk ikut serta.
Nick Mann, bos Polaris, mengatakan pihaknya kini dibanjiri oleh konsumen yang ingin ikut menggugat Blackmores. Mayoritas konsumen mengaku mengalami masalah kesehatan setelah mengonsumsi produk Blackmores yang mengandung vitamin B6.
"Yang mengejutkan saya adalah banyak sekali orang mengaku terus mengalami masalah kesehatan bahkan setelah mereka berhenti mengonsumsi suplemen Blackmores," terang Mann dilansir dari The Sydney Morning Herald.
Adapun perwakilan Blackmores mengatakan semua produk mereka, termasuk yang mengandung vitamin B6, dikembangkan dan diproduksi sesuai dengan panduan dari TGA atau otoritas pengawas obat-obatan Australia.
Polaris mulai menyelidiki masalah dalam suplemen buatan Blackmores setelah warga bernama Dominic Noonan-O'Keeffe, mengaku mengalami masalah kesehatan lebih dari setahun setelah mengonsumsi suplemen-suplemen buatan Blackmores.
Baca Juga: Hadapi Musim Hujan dengan Fit: Panduan Vitamin dan Suplemen dari Apoteker
Noonan-O’Keeffe mengonsumsi suplemen Blacmores sejak Mei 2023. Setelah itu ia mulai merasa mudah lelah. Tetapi pada November tahun yang sama, ia mulai merasakan kesakitan syaraf, migren ekstrem hingga gangguan penglihatan.
Ia melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap, tetapi dokter tak menemukan pemicu masalah tersebut. Pada Februari 2024, ia bertemu sanak saudaranya yang juga tenaga kesehatan dan memiliki pasien yang mengalami keracunan B6.
Saudaranya itu bertanya, apakah Noonan-O’Keeffe juga mengonsumsi suplemen.
"Saya langsung berhenti mengonsumsi semua suplemen, melakukan tes darah dan dalam sepekan saya memperoleh hasil bahwa saya mengalami keracunan B6," terang Noonan-O’Keeffe.
Noonan-O’Keeffe kini mengatakan ia masih merasa sakit pada leher, kesemutan dan sensasi geli di jari-jemarinya, serta menurunnya fungsi kognitif.
Masalah serupa dikeluhkan oleh Katrina Puchalski, seorang dokter gigi dari Sydney. Ia mengaku menggunakan suplemen magnesium Blackmores sejak Juni 2024 dan dalam tiga bulan mulai merasa sakit pada tubuh, pegal-pegal pada kakinya, serta halusinasi.
Berita Terkait
-
BPOM Temukan Puluhan Obat Alam Mengandung Kimia, Didominasi Suplemen Penambah Stamina Pria
-
Awas! Suplemen Berlebihan Picu Risiko Kanker, Ini Kata Ahli Gizi
-
Peduli Lingkungan, Blackmores Indonesia Berhasil Kumpulkan Lebih dari 3.700 Sampah Botol Plastik
-
Gara-Gara Overdosis Vitamin B6, Pria Ini Tidak Mampu Berjalan!
-
Gara-Gara Konsumsi Suplemen Vitamin B6 Terlalu Banyak, Kakek yang Satu Ini Malah Lumpuh
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol