Suara.com - Pernah mengalami ribetnya cek gula darah di rumah gara-gara alatnya minta “kode” dulu? Iya, dulu buntuk cek gula darah di rumah itu nggak sesimpel sekarang. Tiap kali ganti strip tes, kita harus memasukkan kode manual ke alat. Salah memasukkan kode, hasilnya bisa melenceng.
Untungnya, sekarang sudah ada teknologi “tanpa kode” alias no coding yang bikin hidup lebih gampang—tinggal pasang strip, tes, dan hasil langsung keluar. Nggak cuma gula darah, alat modern ini bahkan bisa sekalian cek kolesterol dan asam urat.
Sinocare baru aja meluncurkan GCU M101, alat tes kesehatan tiga-in-satu tanpa kode pertama di Asia Tenggara. Cuma dengan satu alat, kamu bisa cek gula darah, asam urat, dan kolesterol di rumah, cepat, praktis, dan akurat. Jadi nggak perlu lagi punya tiga alat terpisah yang bikin meja penuh kabel dan strip.
“Target kami tahun ini adalah mendistribusikan GCU M101 ke 10.000 toko offline dan menjual 60.000 unit,” kata Sun Hongqi, General Manager Sinocare Indonesia.
Ambisi ini bukan tanpa alasan—alat kesehatan rumah tangga sekarang lagi booming banget di Indonesia, dengan penjualan naik 13,6% per tahun.
Selain praktis, GCU M101 juga dibekali teknologi 16 elektroda anti-interferensi yang udah memenuhi standar internasional ISO 15197:2015. Artinya, hasil tesnya bisa diandalkan, bahkan dibandingkan dengan alat rumah sakit sekalipun.
Nggak cuma itu, Sinocare juga memperkenalkan iCan i6 CGM—alat pemantau gula darah berkelanjutan tanpa tusuk jari yang bisa dipakai sampai 15 hari. Desainnya tipis, cuma ±2 gram, dan bisa dipakai anak mulai umur 3 tahun. Cocok buat yang pengin cek gula darah tanpa drama jarum tiap hari.
Seperti dikatakan pemilik apotek, Susanti, dalam acara peluncuran, "Jumlah penderita diabetes di Indonesia tinggi, tetapi tingkat kesadaran masih rendah. Setelah bekerja sama dengan Sinocare untuk mempromosikan glucometer tanpa kode, penjualan apotek meningkat pesat."
Tak cuma menawarkan kemudahan, alat ini juga mendorong masyarakat lebih peduli memantau penyakit kronis sejak dini. Gula darah, asam urat, dan kolesterol adalah tiga indikator yang sering jadi “alarm” tubuh, dan kalau diabaikan bisa berujung komplikasi serius.
Baca Juga: Wajib Dikonsumsi, 5 Buah-buahan Ini Bisa Menurunkan Asam Urat Alami
Sekarang, dengan alat praktis yang bisa dipakai di rumah, pemantauan rutin jadi lebih mudah, murah, dan nggak makan waktu—sehingga kesehatan bisa terjaga sebelum terlambat.
Dan dengan alat kayak gini, nggak ada lagi alasan buat nunda cek kesehatan. Semua bisa dilakukan dari rumah, kapan aja, tanpa ribet. Jadi, yuk mulai sayangin tubuh sendiri dengan rajin pantau kesehatan—biar tetap fit, aktif, dan siap hadapi hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?