Suara.com - Pola makan vegetarian bukan sekadar pilihan gaya hidup, melainkan strategi kesehatan yang terbukti membantu mengendalikan tiga masalah medis yang banyak dialami masyarakat Indonesia, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi.
Menurut dr. Santoso Kurniawan, M.M., Kepala Medis Tzu Chi Hospital Indonesia, diet berbasis nabati dapat menjadi kunci untuk meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi mereka yang masih berada di usia produktif namun sudah mengalami penyakit degeneratif.
“Kembali ke pola hidup sehat dan bervegetarian membantu menjaga kualitas kerja dan kesehatan secara keseluruhan,” ujarnya saat kegiatan bakti sosial Tzu Chi–Agung Sedayu Group (ASG) di Desa Lontar, Tangerang.
Bagaimana Vegetarian Membantu?
1. Menurunkan Tekanan Darah
Sayur dan buah kaya kalium serta magnesium yang membantu melemaskan pembuluh darah, mengurangi beban kerja jantung, dan menurunkan risiko stroke.
2. Mengontrol Gula Darah
Serat dari sayur, buah, kacang, dan biji-bijian memperlambat penyerapan glukosa, mencegah lonjakan gula darah, dan menjaga kestabilannya sepanjang hari.
3. Mengurangi Kolesterol Jahat
Baca Juga: Dari Gaya Hidup Elit Menjadi Simbol Bangsa: Sejarah Panjang Futsal Brasil
Tanpa asupan lemak hewani berlebih, kadar LDL (kolesterol jahat) dapat turun, sementara kolesterol baik (HDL) tetap terjaga.
4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Antioksidan dalam sayuran dan buah melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan pembuluh darah.
Perubahan pola makan memang membutuhkan komitmen, namun manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Mengurangi daging merah, menghindari makanan berminyak, dan memperbanyak sayur-buah setiap hari adalah langkah sederhana yang bisa dimulai sekarang.
Kegiatan bakti sosial Tzu Chi–ASG di Desa Lontar menjadi contoh nyata bahwa kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga edukasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik