Suara.com - Bagi pasangan yang mendambakan buah hati, khususnya di usia 35 tahun ke atas, pemahaman mengenai program hamil menjadi hal yang sangat penting.
Infertilitas atau ketidaksuburan adalah kondisi ketika pasangan suami istri tidak mampu mencapai kehamilan setelah berhubungan seksual secara teratur tanpa alat kontrasepsi selama 12 bulan atau 6 bulan untuk yang berusia diatas 35 tahun.
Angka infertilitas di Indonesia diperkirakan mencapai 10-12% dari pasangan usia subur atau sekitar 4-6 juta pasangan dari total 39,8 juta pasangan.
Angka ini menunjukkan bahwa permasalahan infertilitas cukup tinggi di Indonesia, dengan penyebabnya bisa berasal dari gangguan sistem reproduksi baik pada pria maupun wanita.
Seiring bertambahnya usia, cadangan sel telur wanita akan berkurang, kualitas sel telur juga bisa menurun. Peluang hamil setiap bulannya menurun setelah usia 35 tahun. Wanita di atas usia 35 tahun memiliki risiko infertilitas (ketidakmampuan untuk hamil) yang lebih tinggi.
Salah satu strategi untuk membantu pasangan dengan infertilitas agar dapat memiliki keturunan adalah melalui Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB) dimana In-Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung menjadi salah satu metode pilihannya. Namun masih ada beberapa strategi lainnya yang dapat dilakukan untuk mendapatkan momongan di usia 35+.
Pada talkshow "Strategi Program Hamil di Usia 35+", dr Boy Abidin Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Fertilitas Endokrinologi Reproduksi mengatakan, untuk pasangan yang berencana memiliki buah hati di usia 35+, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk meningkatkan peluang kehamilan, diantaranya pemeriksaan kesehatan reproduksi, pemeriksaan skrining kesuburan, pemeriksaan cadangan sel telur, analisis sperma, pola hidup sehat, hubungan intim teratur serta suplementasi vitamin dan mineral.
Program hamil bisa diupayakan dengan program hamil alami, pemberian obat penyubur, inseminasi buatan sampai program bayi tabung.
Sedangkan untuk para suami, dr Ayang Halim, Spesialis Andrologi menyarankan untuk selalu mengupayakan pola hidup sehat dengan pola makan seimbang, berat badan ideal, olahraga teratur, hindari rokok, alkohol dan kafein berlebihan, serta kelola stres.
Selain itu ada beberapa cerita haru yang menginspirasi dari para pasangan suami istri yang sudah berhasil mendapatkan buah hati di usia 35+.
Bayi tabung bukan satu-satunya strategi untuk mendapatkan buah hati, masih ada upaya dan strategi lain untuk mendapatkan buah hati. Kecepatan untuk segera melakukan proses dan ketepatan dalam penentuan program hamil sangat diperlukan terutama untuk yang berusia diatas 35 tahun.
Klinik Fertilitas & Bayi Tabung MBRIO Mitra Keluarga Kelapa Gading yang merupakan bagian dari Mitra Keluarga Grup dengan nilai tambah berupa lokasi strategis, tempat parkir luas, fasilitas dan pelayanan standar terbaik, tenaga medis dan perawat profesional, harga bersaing serta tingkat keberhasilan 40-60% siap memberikan yang terbaik untuk membantu pasangan suami istri mendapatkan buah hati. ***
Berita Terkait
-
Pentingnya Menjaga Mental dan Saling Menguatkan dalam Menanti Buah Hati
-
Ulasan Film Lyora: Penantian Buah Hati, Kisah Nyata yang Menguras Air Mata
-
Fakta Menarik Film Lyora: Penantian Buah Hati, Angkat Kisah Haru
-
Bayi Tabung Ciputra IVF Berpengalaman Lebih dari 10 Tahun dengan Tingkat Keberhasilan Lebih Tinggi
-
Berkat AI, Pasangan Ini Berhasil Punya Anak Setelah19Tahun Menanti
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital