Dalam kasus ini, pengobatan insomnia perlu berjalan beriringan dengan penanganan penyakit utamanya. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter agar terapi dan konsumsi obat tidak saling bertabrakan.
7. Insomnia Campuran
Meski tidak selalu disebut secara formal, insomnia campuran menggambarkan kondisi ketika seseorang mengalami kombinasi beberapa jenis insomnia sekaligus, seperti sulit memulai tidur, sering terbangun tengah malam, hingga bangun terlalu pagi.
Gejalanya bisa berganti-ganti, sehingga penderita sering kebingungan menentukan jenis insomnia yang sebenarnya mereka alami.
Cara Mengatasi Insomnia
Mengatasi insomnia tergantung pada penyebabnya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Menetapkan jadwal tidur dan bangun yang konsisten.
- Mengurangi konsumsi kafein, alkohol, dan makanan berat menjelang tidur.
- Membatasi penggunaan gawai sebelum tidur.
- Melakukan teknik relaksasi, seperti meditasi atau pernafasan dalam.
- Berkonsultasi dengan dokter bila insomnia sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kasus Tasya Farasya menjadi contoh bahwa insomnia bisa menyerang siapa saja, bahkan seseorang dengan gaya hidup aktif sekalipun. Mengenali jenis dan penyebab insomnia sangat penting agar kita bisa segera mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya. Sebab, tidur yang cukup bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga kunci kesehatan fisik dan mental.
Demikian itu penjelasan mengenai jenis-jenis insomnia, penyebab, dan cara mengatasinya. Semoga dapat dipahami. Jika kondisi insomnia yang Anda alami terjadi berlarut-larut, lebih baik segera periksakan diri dan dapatkan resep dari dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan