- Kanker payudara masih jadi ancaman utama bagi perempuan di Indonesia, namun peluang sembuh bisa meningkat jika terdeteksi sejak dini lewat skrining.
- MRCCC Siloam Hospitals Semanggi bersama Siemens Healthineers menghadirkan Mammomat B.brilliant, teknologi mammografi 3D terbaru yang hanya butuh 5 detik pemindaian dan lebih nyaman bagi pasien.
- Dengan hasil lebih akurat serta dukungan program edukasi dan skrining gratis, inovasi ini diharapkan mendorong perempuan Indonesia lebih peduli pada deteksi dini kanker payudara.
Salah satu hal yang sering membuat perempuan ragu adalah kekhawatiran soal radiasi. Faktanya, dosis radiasi mammografi sangat rendah—setara dengan paparan alami selama tujuh minggu.
Risiko kanker akibat mammografi juga jauh lebih kecil dibanding manfaat deteksi dini. Bahkan studi mencatat, 70% pasien setuju manfaat mammogram selalu lebih besar dari risikonya.
Saatnya Perempuan Indonesia Lebih Peduli
Skrining kanker payudara sebaiknya dilakukan rutin mulai usia 40 tahun, atau lebih awal jika ada riwayat keluarga. Dengan teknologi baru yang lebih cepat, lembut, dan akurat, tidak ada lagi alasan untuk menunda pemeriksaan.
Karena di balik lima detik yang terasa singkat, ada kesempatan hidup yang lebih panjang. Jadi, jangan tunggu gejala muncul—jadwalkan mammogram dan sayangi diri sendiri lebih dulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS