- Lactose intolerance atau intoleransi laktosa adalah kondisi umum, terutama di Asia, karena tubuh kekurangan enzim laktase untuk mencerna gula susu.
- PT Heavenly Nutrition Indonesia meluncurkan MIRUKU, susu bebas laktosa hasil proses enzimatis, aman bagi perut sensitif.
- MIRUKU menawarkan nutrisi lengkap, termasuk Kalsium dan Vitamin D3, dalam kemasan praktis untuk gaya hidup aktif.
Suara.com - Bagi sebagian orang, minum susu adalah kebiasaan sehat yang terasa menenangkan. Segelas susu di pagi hari atau sebelum tidur sering dianggap sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Namun bagi sebagian lainnya, susu justru memicu rasa tidak nyaman: perut kembung, begah, mulas, bahkan diare tak lama setelah diminum.
Keluhan ini membuat banyak orang akhirnya memilih berhenti minum susu sama sekali, meski sebenarnya mereka sadar tubuh tetap membutuhkan nutrisi dari susu.
Padahal, kondisi tersebut bukan berarti tubuh “tidak cocok” dengan susu. Bisa jadi, itu adalah intoleransi laktosa, kondisi yang cukup umum dan banyak dialami, terutama di Asia.
Apa Itu Intoleransi Laktosa?
Intoleransi laktosa adalah kondisi ketika tubuh tidak mampu mencerna laktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam susu dan produk olahannya. Penyebab utamanya adalah kekurangan enzim laktase, enzim yang berfungsi memecah laktosa di usus halus.
Ketika laktosa tidak tercerna dengan baik, zat ini akan masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri. Proses inilah yang kemudian memicu berbagai keluhan, seperti perut kembung, nyeri perut, mual, gas berlebih, hingga diare.
Menariknya, sekitar 60–90 persen masyarakat Asia diketahui memiliki tingkat intoleransi tertentu terhadap laktosa. Artinya, kondisi ini bukan hal langka dan bisa dialami siapa saja—termasuk mereka yang aktif, produktif, dan merasa sehat secara umum.
Bukan Berhenti Minum Susu, Tapi Pilih yang Tepat
Sayangnya, masih banyak orang mengira satu-satunya solusi intoleransi laktosa adalah berhenti minum susu. Padahal, susu tetap memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi harian, terutama untuk tulang, daya tahan tubuh, dan energi—asal dikonsumsi dalam bentuk yang sesuai dengan kondisi pencernaan.
Baca Juga: Kemitraan Strategis Lazada dan Bebelac: Garansi Susu Formula, Pastikan Keaslian Susu Pertumbuhan
Menjawab kebutuhan ini, PT Heavenly Nutrition Indonesia menghadirkan MIRUKU, susu yang dirancang khusus untuk mereka yang memiliki perut sensitif terhadap laktosa.
“PT Heavenly Nutrition Indonesia mempunyai visi dan misi sebagai gut health expert, karena kami percaya kesehatan tubuh berawal dari pencernaan yang sehat. Inovasi produk yang kami hadirkan selalu berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat, agar mereka bisa menjalani hidup lebih sehat, aktif, dan confident tanpa hambatan,” ujar Dien Kwik, CEO PT Heavenly Nutrition Indonesia.
Benar-Benar Bebas Laktosa, Nyaman di Perut
Miruku UHT Lactose Free Milk dibuat dari susu sapi segar yang diproses secara enzimatis sehingga kandungan laktosanya benar-benar 0 persen dan teruji di laboratorium. Proses ini membuat Miruku aman dikonsumsi oleh penderita intoleransi laktosa, tanpa memicu keluhan seperti perut mulas, kembung, atau diare.
“MIRUKU dibuat dari susu sapi segar dan diproses secara enzimatis sehingga kandungan laktosanya benar-benar 0 persen. Selain mengandung nutrisi susu yang lengkap, MIRUKU diperkaya Vitamin D3, Vitamin K2, dan Kalsium untuk membantu mendukung daya tahan tubuh, otak fokus sepanjang hari, dan kesehatan tulang,” jelas Ivonne Aryanti, Marketing Director PT Heavenly Nutrition Indonesia.
Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan Miruku bukan hanya nyaman di perut, tetapi juga relevan untuk mendukung gaya hidup aktif dan produktif—mulai dari menjaga imunitas, membantu fokus saat bekerja, hingga menjaga kesehatan tulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru