Health / Konsultasi
Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB
Ilustrasi bayi harimau. (Dok Humas Kota Bandung)
Baca 10 detik
  • Kematian bayi harimau Huru dan Hara di Bandung Zoo disebabkan virus panleukopenia yang sangat mematikan bagi mereka.
  • Sistem imun bayi harimau yang murni membuat mereka rentan, berbeda dengan kucing domestik yang lebih kebal terhadap virus tersebut.
  • drh. Jeffry menyoroti bahwa kontak antara harimau dengan kucing domestik atau manusia adalah kesalahan fatal penanganan konservasi.

"Jadi status harimau di lingkungan manusia adalah captive, pertemuan harimau dan manusia dan kucing-kucing lainnya di tangkaran adalah kesalahan," sambung drh. Jeffry.

Sebagai orang berpengalaman di bidang konservasi, drh. Jeffry juga mengingatkan penanganan konservasi harus "keras" mengingat para hewan liar ini memiliki sistem imun "murni", dan risiko semakin meningkat jika hewan terlalu sering kontak dengan manusia.

"Manajemen resiko penularan kalau terpaksa berada dalam lingkungan, terlebih jika terlalu sering kontak. Dia mungkin lupa sebelum kontak dengan hewan liar sudah kontak sama siapa atau hewan apa, bisa aja orang yang berkontak dengan udah kontak dengan hewan lain tanpa pengamanan," pungkas drh. Jeffry.

Load More