- Pemerintah melalui UU Nomor 4 Tahun 2024 mendorong penyediaan fasilitas daycare di lingkungan kerja untuk memenuhi hak pengasuhan anak.
- Dokter spesialis anak menyatakan bahwa daycare berkualitas mendukung perkembangan nutrisi, stimulasi, kelekatan, kesehatan, serta lingkungan belajar anak yang optimal.
- Penyediaan akses daycare membantu perempuan mempertahankan karier sekaligus memastikan anak mendapatkan pengasuhan terstruktur di lingkungan yang aman.
Daycare yang terstruktur biasanya memiliki jadwal tidur siang yang konsisten faktor penting yang sering diabaikan di rumah. Tidur, menurut Dr. Dewi, bukan sekadar istirahat, tetapi juga berperan dalam proses konsolidasi memori dan perkembangan otak. Anak yang tidurnya cukup cenderung lebih optimal dalam belajar dan lebih jarang sakit.
Mendukung Perempuan, Menguatkan Keluarga
Kehadiran daycare berkualitas juga berdampak langsung pada keberlanjutan peran perempuan di dunia kerja. Tanpa dukungan pengasuhan yang memadai, banyak perempuan terpaksa mengurangi bahkan menghentikan kariernya.
Senior Vice President of Human Capital Services Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Sriyani Puspa Kinasih, menilai bahwa akses terhadap childcare merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan ekosistem kerja yang inklusif.
“Akses terhadap childcare yang berkualitas memungkinkan perempuan untuk tetap berkontribusi secara optimal, baik di rumah maupun di tempat kerja,” ujarnya.
Menjawab kebutuhan tersebut, Mika Daycare & Preschool terus memperluas jangkauannya, termasuk dengan membuka cabang ketiga di BSD, Tangerang Selatan. Mengusung tema “Supporting Women, Nurturing the Future,” Mika memosisikan diri bukan hanya sebagai tempat penitipan, tetapi sebagai bagian dari sistem pendukung keluarga modern.
Co-Founder Mika, Marta Yuliana, menegaskan bahwa kehadiran daycare seharusnya memberi ketenangan bagi orang tua, bukan sekadar solusi praktis.
“Banyak orang tua menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan peran profesional dan keluarga. Mika hadir sebagai support system agar orang tua bisa bekerja dengan tenang,” ujarnya.
Kepercayaan terhadap Mika dibangun dari pendekatan yang cukup komprehensif. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, Mika mengembangkan metode play-based learning yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga perkembangan sosial dan emosional anak.
Baca Juga: Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
Selain itu, ada beberapa hal yang membuat Mika menonjol:
- Lingkungan terstruktur dan konsisten, yang penting untuk rasa aman anak
- Program pelatihan caregiver melalui Mika Academy, untuk menjaga kualitas pengasuhan
- Transparansi kepada orang tua, melalui laporan perkembangan dan dokumentasi harian
- Fasilitas lengkap dan jam operasional panjang, menyesuaikan kebutuhan orang tua bekerja
- Pengalaman sosial yang positif, karena anak belajar dalam komunitas
Daycare sebagai Mitra, Bukan Pengganti
Di tengah perubahan gaya hidup dan tuntutan ekonomi, daycare kini semakin relevan. Namun, satu hal yang tetap penting: peran orang tua tidak tergantikan.
Daycare yang baik bukan mengambil alih peran tersebut, melainkan menjadi mitra yang membantu memastikan anak tetap tumbuh optimal, bahkan ketika orang tua harus menjalankan peran profesionalnya.
Dengan pendekatan yang tepat, daycare justru bisa menjadi jembatan, bukan hanya bagi perkembangan anak, tetapi juga bagi perempuan untuk terus melangkah tanpa harus mengorbankan salah satunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?