- Pratikno akan melakukan evaluasi total sistem pengawasan tempat penitipan anak nasional pasca kasus kekerasan di Yogyakarta.
- Pemerintah pusat berkoordinasi dengan kepolisian untuk menegakkan hukum serta memberikan pendampingan psikologis bagi korban dan orang tua anak.
- Kemenko PMK akan segera melakukan asesmen ulang regulasi operasional serta mendorong pemerintah daerah memperketat pengawasan di wilayahnya.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan pemerintah akan segera melakukan evaluasi total terhadap sistem pengawasan tempat penitipan anak (daycare) di seluruh Indonesia.
Langkah ini diambil menyusul terbongkarnya kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak yang terjadi di sebuah daycare Little Aresha di Yogyakarta baru-baru ini.
Disampaikan Pratikno, bahwa kejadian tersebut telah menjadi perhatian serius di tingkat pusat. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda DIY untuk memastikan penegakan hukum berjalan tegas.
Menko PMK menegaskan bahwa isu perlindungan anak dan pendidikan merupakan perintah langsung dari Presiden untuk dikawal secara serius.
Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya fokus pada proses hukum, melainkan juga pada penguatan sistem pencegahan. Tujuannya agar kasus serupa tidak terulang kembali di wilayah lain.
"Dari sisi kami di Kemenko PMK dengan di Kemendikdasmen dan juga Kemenag, kita koordinasi untuk mencegah hal-hal semacam ini tidak terjadi ke depan. Jadi kejadian ini memprihatinkan kita semua," kata Pratikno ditemui awak media di UGM, Senin (27/4/2026).
Sebagai tindak lanjut jangka pendek, Pratikno menginstruksikan adanya pendampingan psikologis bagi para korban.
Pemerintah akan bersinergi dengan Pemkot Yogyakarta dan Pemda DIY untuk memfasilitasi proses pemulihan trauma bagi anak maupun orang tua.
"Jadi kita harapkan ada trauma healing bagi anak juga bagi orang tua," kata dia.
Baca Juga: Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
Lebih lanjut, Kemenko PMK segera menjadwalkan rapat koordinasi lintas kementerian dalam waktu dekat untuk melakukan asesmen ulang terhadap regulasi operasional daycare secara nasional.
Pihaknya turut mendorong agar pemerintah daerah lebih proaktif dalam melakukan pengawasan rutin di wilayah masing-masing.
"Kami akan melakukan rapat koordinasi untuk mereview ini secepatnya. Jadi kita tentu saja mengharapkan pemerintah daerah lebih aktif ya," tegasnya.
Pemerintah berharap penguatan sistem pengawasan ini dapat mengembalikan rasa aman bagi para orang tua pekerja yang menitipkan anak-anak mereka.
"Dan juga sistem ke depan yang kita harus perkuat untuk mencegah hal ini tidak terjadi lagi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Berawal dari Nurani, Penyiksaan Balita di Little Aresha Terbongkar di Tangan Pengasuh Baru
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Rustam Effendi Tuding Pratikno Jadi Otak di Balik Isu Ijazah Jokowi: Pak Prabowo Harus Tahu!
-
Rustam Effendi Piliang Sebut Pratikno Otak Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian