Indotnesia - Bedah kosmetik dengan implan hidung menjadi pilihan sebagian orang untuk menambah percaya diri. Namun tak jarang, implan hidung mengalami infeksi sehingga bengkak.
Seperti yang menimpa putri dari YouTuber Farida Nurhan, Permesta Dhyaz. Baru-baru ini, dia membagikan kondisi terkini hidungnya yang mengalami infeksi implan.
Sebelumnya, dia menjalani operasi plastik untuk mengubah bentuk hidungnya sekitar tiga bulan lalu di Thailand.
Menanggapi hal tersebut, dokter bedah plastik dr. Teuku Adifitrian, Sp.BP-RE, mengatakan hidung yang bengkak dan memerah setelah operasi memang menunjukkan tanda-tanda infeksi implan.
Dokter yang akrab disapa dokter Tompi itu menuturkan kondisi itu tidak berbahaya asal ditangani dengan cepat. Dengan demikian, semua jaringan masih bisa diselamatkan.
"Dengan kita mengevakuasi implan, jaringan semua bisa selamat, tidak akan memberikan perubahan yang berarti hanya saja bentuk hidung kembali seperti semula," ujarnya kepada Suara.com.
Apabila mengalami tanda-tanda infeksi, implan hidung harus segera berkonsultasi dengan dokter yang menangani bedah. Namun, jika operasi di luar negeri, konsultasi bisa dilakukan dengan dokter bedah plastik terdekat.
Jika implan menggunakan silikon, maka itu harus dikeluarkan dulu ketika terjadi infeksi. Menurut dokter Tompi, penanganan infeksi yang terlambat akan memicu bengkak dan kemerahan yang berlarut-larut.
Hal tersebut memunculkan risiko luka pada permukaan kulit. Penanganan infeksi implan juga tidak bisa hanya mengandalkan antibiotik.
"Itu menimbulkan parut di luar tentu hasilnya jadi enggak estetis. Itu kenapa sebaiknya segera dibereskan dan tidak bisa mengandalkan antibiotik saja. Karena sembuh sebentar nanti bengkak lagi," jelasnya.
Lalu, apa penyebab infeksi implan pada hidung? Dokter Tompi menjelaskan penyebab infeksi bisa karena pengerjaan bedah yang tidak steril dan perawatan luka pascaoperasi.
Perawatan yang kurang baik memicu timbulnya infeksi berupa rongga antara implan dengan dasar tulang hidung.
“Jadi implan itu tidak menempel rapat sehingga ada celah kosong yang bisa memicu tubuh memproduksi seroma (cairan)," katanya.
Tumpukan seroma tersebut kemudian memunculkan akumulasi kuman yang menyebabkan infeksi. Bengkak tersebut dapat menjalar ke area lain, termasuk mata dan pipi.
Berita Terkait
-
Cuma Pakai Skincare, Ini Cara Mudah Punya Glass Skin Tanpa Perlu Antre di Klinik
-
Tanpa Layar dan Tanpa Langganan, Google Fitbit Air Tantang Dominasi Whoop?
-
Rahasia Wajah Awet Muda Tanpa Perubahan Drastis, Biostimulator Kolagen Jadi Tren Kecantikan Baru
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ulasan Film Colony: Sajikan Konsep Zombie Kolektif yang Segar dan Baru!
-
Terpopuler: 5 HP NFC Termurah, Update Harga HP Samsung Galaxy A Series Juni 2026
-
Siap Panen Hoki? 6 Shio Ini Diprediksi Paling Beruntung pada 4 Juni 2026
-
Terpopuler: Kontroversi Dadan Hindayana Eks Kepala BGN, Rekomendasi Sepatu Lari Underrated
-
Nama Masuk Pencarian Penyidik, Silmy Karim Penuhi Panggilan KPK
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech