Indotnesia - Saat kunjungan kerja di Amerika Serikat, Presiden Joko Widodo sempat bertemu Bos Tesla, Elon Musk pada Selasa (10/5/2022).
Pasca pertemuan tersebut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan Tesla berminat menanam investasi di Indonesia dalam bidang ekosistem baterai mobil dan mobil listrik.
“Tesla insyaAllah akan masuk ke Indonesia. Dia akan masuk pada dua bagian investasi besar. Pertama, tentang ekosistem baterai mobil. Kedua adalah mobilnya,” ungkap Bahlil dalam forum Road to G20 di Jakarta pada Rabu (18/5/2022), dikutip dari Suara.com.
Meski telah dipastikan masuk ke Indonesia pada 2022, kesepakatan antara pemerintah dan Tesla terkait jumlah investasi yang akan digelontorkan masih dirahasiakan. Selain itu, bulan pasti kapan pabrik Tesla akan dibangun di Indonesia juga masih belum ditentukan.
“Kalau ditanya kapan masuknya, insyaAllah 2022 tapi saya belum bisa mengumumkan bulannya. Nanti tunggu lah, karena kita belum tanda tangan kesepakatan. Berapa investasinya, juga masih dirahasiakan, masih ditunggu. Tapi ini barang bagus, barang gede,” lanjut Bahlil.
Rencananya, sebagian investasi Tesla akan dilakukan di Batang, Jawa Tengah. Ke depan, Jawa Tengah akan menjadi salah satu pusat kawasan industri di Tanah Air. Kabupaten Batang juga sebagai salah satu kawasan industri terbaik.
Tesla adalah perusahaan otomotif dan penyimpanan energi asal Amerika Serikat yang juga dikenal sebagai produsen mobil listrik terkemuka.
Selain Tesla, sebelumnya Presiden Jokowi juga telah meminta Kepala BKPM untuk merayu Foxconn, perusahaan produsen elektronik multinasional asal Taiwan untuk berinvestasi di Indonesia.
Targetnya, Tesla, Foxconn, dan LG akan meramaikan kawasan industri di Batang. Terkait tenaga kerja, Bahlil menuturkan pelatihan SDM akan dilakukan di Solo Techno Park sehingga memerlukan kerja sama dengan Pemerintah Kota Solo.
“Jadi ada kolaborasi agar investasi bisa berjalan dengan baik tapi juga pertumbuhan pemerataan bisa kita lakukan. Maka nanti akan bekerja sama dengan Pak Wali Kota Solo," ujarnya.
Indonesia saat ini sedang gencar menggaet investor dalam bidang elektronik terkait pengembangan cadangan nikel–sebagai bahan baku utama pembuatan baterai.
Berdasarkan Booklet Nikel yang dirilis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2020, cadangan nikel Indonesia mencapai 72 juta ton atau sekitar 52% dari total cadangan nikel dunia sebesar 139 juta.
Berita Terkait
-
Investasi Emas Makin Mudah, Jaringan Distributor Resmi Sudah Ada di Seluruh Indonesia
-
Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung
-
Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap
-
Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina
-
Bank Mandiri Taspen Buka Tiga Posko Pengaduan Penipuan Investasi
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
KPK Buru Bupati Kuansing dan Sekda, Telusuri Kebocoran Info OTT
-
Dugaan Perselingkuhan yang Keliru, Kronologi Oknum Polres Tapsel Tabrak Honda HR-V di Medan
-
Trafik Media Turun hingga 70 Persen Akibat AI, Ini Kata Akademisi Monash University
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
KPK Lakukan OTT di Kuansing, Diduga Terkait Suap Jabatan Sekda